NINE
"Iya tante, ini aku, Nina. Iya ... eh tidak perlu, Tante. Maksudku, Mama. Jangan berikan pada Rey … tak apa, aku cuma ingin menyiapkan kejutan kecil untuknya. Bisakah Mama bilang padanya untuk menjemputku di bank sebelum pesta?"
Gadis cantik itu tersenyum jahat, lebih tepatnya menyeringai saat mendengar suara bahagia wanita di seberang. Kedua lesung pipitnya muncul, tapi bukan memberi kesan manis. Melainkan kejam.
"Baiklah, terima kasih, Mama. Nina tunggu jam setengah tujuh, yaa."
-=9=-
Hot Chapters