Istri Minim Nafkah
Sahut Sandra semakin memperkeruh keadaan.
“Cukup, apa mau kamu sebenarnya.” Bentak Tama.
“Kamu yang cukup, Mas. Jadi selama ini kalian bermain api di belakangku, tega kamu, Mas. Dan kamu wanita tidak tau diri, dia ini laki-laki beristri. Masih banyak laki-laki lajang di luaran sana.” Ratih berusaha menahan air matanya, hatinya teramat sakit menerima kenyataannya ini. Karena selama ini, Tama selalu bersikap baik dan romantis pada, Ratih. Sehingga ini menjadi pukulan berat untuk, Ratih. Ia sebenarnya sangat ingin percaya pada suaminya, namun ucapan wanita itu membuat, Ratih sulit untuk mempercayai, Tama.
Hot Chapters