Istri sebatas harapan
"Biar aku yang banting tulang kerja di luar rumah, biar aku yang capek cari uang. Itu bagian jihadku sebagai seorang suami, tapi tolong jadikan doamu senjataku supaya semua berhasil. Jadilah istri sholeha perlahan-lahan, aku tidak akan menuntut kamu menjadi sempurna, toh aku juga banyak kekurangan, tetapi ... setidaknya, buat aku tidak perlu khawatir kamu akan direbut atau ditaksir pria lain. Cukup aku seumur hidupmu, Nisa."
Aku paham akhirnya, ketakutan juga rasa cemburu Ilham karena ia tau, dari segi fisik dan wajah, akan banyak lelaki yang menaruh hati padaku, karena aku memang mudah bergaul.
Kami kembali berjalan ke kamar rawatku, esok aku akan pulang dan semoga bayiku juga bisa ikut pul
Hot Chapters