Langit Merah
Dina Dwinama fantasi perempuankamar remaja perempuanjam dinding pun tertawakain kafan perempuan
Penampilan mereka tampak sama, seragam dengan model yang sedikit berbeda antara perempuannya dan laki-lakinya, warna pakaiannya adalah hitam dengan garis abu-abu di beberapa tempat.
“Wah, betulan ada sungai!” seru salah satu perempuan dari mereka.
“Fiona, ayo kita pergi,” bisik Ema, mengajak Fiona untuk naik ke permukaan.
“Akhirnya, eh?!” salah satu dari mereka ternyata menyadari keberadaan Fiona dan Ema. “Tunggu!” serunya.
Pemuda yang berseru itu, menarik perhatian semua rekannya. Dan akhirnya mereka semua melihat ke arah yang sama, ke arah Fiona dan Ema.
Hot Chapters