Sentuhan Terlarang yang Menjadi Canduku
Arunika dijual oleh suaminya sendiri demi menyelamatkan kehancuran finansial. Namun pria yang membelinya bukan orang asing melainkan Bisma, sosok masa lalu yang dulu ia tolak. Kini, Bisma bukan lagi pria yang memohon cinta, melainkan seseorang yang penuh kendali dan menyimpan luka lama.
Terjebak dalam permainan yang kejam, Arunika harus memilih antara harga diri atau bertahan hidup.
“Aku membayarmu, Arunika. Jadi jangan berpura-pura punya pilihan.”
Dengan mata yang mulai berubah, Arunika berbisik,
“Kalau itu maumu… pastikan kamu tidak menyesal telah membeliku.”