Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sehidup Semati Yang Teringkari

Sehidup Semati Yang Teringkari

"Nona Nelsi, hasil tes menunjukkan kalau Anda menderita kanker pankreas stadium akhir, kondisimu kurang optimis. Setelah menghentikan pengobatan, waktu Anda hanya sisa kurang dari sebulan. Apa Anda yakin tidak ingin menjalani pengobatan? Apa suami Anda setuju?" "Aku yakin... dia bakal setuju." Setelah menutup telepon dokter, aku merasa getir ketika melihat sekeliling rumah yang kosong. Kukira hanya sakit maag biasa, tak kusangka itu kanker. Aku menghela napas dan melihat foto bersama Erik di atas meja. Di dalam foto itu, Erik yang berusia 18 tahun menatapku dengan saksama. Setelah bertahun-tahun, aku masih ingat adegan pada hari itu ketika butiran salju jatuh di rambutku, Erik tersenyum bertanya padaku, "Apa ini yang disebut menua bersama?"
Cerita Pendek · Romansa
26.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Di Balik Kilau Giok, Ada Cinta yang Mati

Di Balik Kilau Giok, Ada Cinta yang Mati

Suamiku memberiku gelang batu giok setiap kali dia berselingkuh. Setelah empat tahun menikah, aku sudah menerima 99 gelang dan memaafkannya 99 kali. Kali ini dia pergi dinas selama tiga hari dan kembali dengan membawa gelang giok hijau kekaisaran bernilai puluhan miliar rupiah. Aku tahu sudah waktunya aku mengajukan gugatan cerai dengannya.
Baca
Tambahkan
Tinggalkan Suami Mafia Setelah Hidup Kembali

Tinggalkan Suami Mafia Setelah Hidup Kembali

Pada hari kelahiran kembar, aku menyuap dokter keluarga dan menyuntikkan semua inihibitor persalinan kuat yang ada di rumah sakit untuk menunda persalinan. Alasannya karena di kehidupan sebelumnya, Vincent Kusuma didiagnosis dengan oligospermia. Demi punya penerus, Vincent sampai cari belasan selingkuhan di luar. Dia mengumumkan, siapa pun yang duluan melahirkan anak cowok, anak itulah yang akan jadi bos keluarga berikutnya. Katanya, asalkan aku duluan melahirkan, dia akan mengusir semua selingkuhannya dan membiarkan anakku menjadi pewaris Keluarga Kusuma. Aku memercayainya. Saat tahu aku hamil kembar, rasa haru dan senang yang sulit dikatakan membuatku gemetaran. Tapi setelah melahirkan, dia malah suruh orang mengurung aku dan bayi yang baru lahir ke dalam gudang anggur yang dingin dan melarang semua orang dekatin kami. “Lusi berasal dari keluarga sederhana. Aku cuman mau kasih anaknya status yang sah supaya masa depan mereka lebih baik. Tapi kau sengaja menyebarkan kabar itu, sampai dia keguguran karena putus asa. Akhirnya dia dan bayinya mati.” “Kau segitu kejam! Kau sama sekali nggak layak jadi ibu pewaris Keluarga Kusuma! Renungkanlah kesalahanmu! 3 hari lagi baru aku lepaskan kau dari sini!” Setelah selesai berbicara, Vincent suruh kepala pelayan kunci pintunya tanpa menyisakan lubang. Tapi, dia nggak tahu. Malam itu, gudang anggur kebakaran. Aku dan anak kembarku tewas terbakar. Pas aku buka mata lagi, ternyata aku kembali ke malam sebelum melahirkan. Di kehidupan yang baru ini, aku nggak mau jadi istri sah mafia lagi. Setelah anakku lahir dan tenagaku pulih, aku akan bawa anakku pergi jauh dari sini.
Cerita Pendek · Mafia
5.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Là où commence ton absence : Le prix d’un amour trop tardif

Là où commence ton absence : Le prix d’un amour trop tardif

La sixième année de notre mariage secret, son premier amour est revenue. J'ai décidé de partir avec notre enfant pour leur laisser le bonheur.
Baca
Tambahkan
Mutiara yang Tersia-siakan

Mutiara yang Tersia-siakan

Menikah selama empat tahun, suamiku tidak pernah mengajakku pergi ke tempat populer yang dikunjungi pasangan, katanya aku norak dan suka ikut-ikutan. Namun, ketika perempuan yang selalu dia cintai kembali ke negara ini, dia justru tidak sabar membawanya mendaki gunung yang konon bisa membuat sepasang kekasih hidup bersama hingga tua. Setelah aku bercerai dan pergi ke luar negeri, mantan suamiku malah mengejarku, menangis sambil mencariku di antara reruntuhan...
Cerita Pendek · Romansa
12.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menutup Pintu Masa Lalu

Menutup Pintu Masa Lalu

Di hari ulang tahunku, pacarku yang sudah bersamaku selama enam tahun malah melamar cinta pertamanya. Seketika, semua perasaan sirna. Aku pun tersadar dan memilih pergi untuk menjalani perjodohan keluarga….
Baca
Tambahkan
Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan

Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan

Demi menebus penyesalannya dengan cinta pertamanya, suamiku berbohong dengan mengatakan bahwa dirinya mampu melihat rentang hidup setiap orang. Dia mengatakan bahwa aku masih memiliki masa hidup selama 60 tahun, sedangkan cinta pertamanya hanya punya tujuh hari lagi. Jadi, selama tujuh hari itu, dia ingin memenuhi janji yang pernah dibuatnya dengan cinta pertamanya ketika mereka masih muda. Dia membawa cinta pertamanya pulang dan merawatnya secara pribadi. Ketika mereka kembali ke kampus untuk bernostalgia dan saling jatuh cinta lagi, aku tidak membuat keributan. Ketika dia menyatakan cinta kepada cinta pertamanya, lalu mengadakan resepsi pernikahan termegah seabad dengan aku sebagai pengiring pengantinnya, aku juga tidak protes. Hingga akhirnya, dia hendak menembus batas terakhir di antara pria dan wanita dengan cinta pertamanya di kamar pengantin kami. Dengan rasa bersalah di mata, pria itu memohon padaku untuk pindah dari kamar kami. Para pembantu di rumah menertawakanku, tetapi aku hanya tersenyum dan mengangguk setuju. Kemudian, aku mengemasi barang-barangku dan pindah ke kamar tamu di sebelah bersama anak kami. Melihatku berperilaku sepatuh biasanya, suamiku berlinang air mata dan berujar, "Aku janji, ini terakhir kalinya aku membuatmu menderita. Begitu Rina meninggal, aku akan tebus semua ini padamu." Namun, dia tidak tahu bahwa aku sudah menyadari kebohongannya sejak awal. Dia juga tidak tahu bahwa orang yang sebenarnya menderita kanker dan hanya punya tujuh hari untuk hidup adalah aku. Tiga hari lagi, aku akan mati.
Baca
Tambahkan
Ketika Dusta dan Cinta Bertemu

Ketika Dusta dan Cinta Bertemu

Kekasih masa kecilku berjanji akan menikahiku begitu kami cukup umur, tapi malah terang-terangan memberikan cincin kepada kakak tiriku, Jessica, di hari pernikahanku. Yohan-lah, pewaris mafia yang ditakuti semua orang, melangkah dengan lantang mengatakan bahwa akulah wanita yang telah dia cintai diam-diam selama bertahun-tahun. Selama lima tahun pernikahan kami, setiap keinginanku kecil yang tanpa sengaja aku ucapkan akan selalu dia wujudkan. Sampai aku benar-benar percaya bahwa akulah pusat dari seluruh dunianya. Sampai suatu hari, saat aku sedang merapikan rak buku, tanpa sengaja aku menjatuhkan sebuah berkas rahasia yang tersembunyi di bagian terdalam rak milik Yohan. Halaman pertama adalah data Jessica dan di atasnya, tertulis tulisan tangan Yohan dengan tinta merah tebal [Terpenting, lindungi Jessica.] Lalu di bawahnya, terdapat laporan misi yang sangat aku kenali. Misi yang sangat kutakuti. Malam itu, ada yang mencoba membunuhku. Begitu bantuan tiba, aku hampir mati kehabisan darah. Saat sadar di rumah sakit, aku baru tahu bahwa janin kecil di rahimku sudah tiada. Aku menangis sejadi-jadinya di pelukan Yohan, aku sangat hancur. Tapi aku tidak memberitahunya tentang kehilangan itu, aku tidak ingin membuatnya lebih khawatir lagi. Baru sekarang aku mengerti bahwa malam itu, Jessica juga mendapat percobaan pembunuhan. Perintah yang dikeluarkan Yohan adalah, "Selamatkan Jessica terlebih dulu." Air mataku menetes di atas kertas itu, membuat tulisan merahnya memudar. "Baiklah." Aku berbisik di tengah kesunyian, suaraku serak tapi tegas. "Kalau pernikahan kita hanyalah kebohongan yang kamu rancang dengan cermat, maka aku akan menghilang dari duniamu … untuk selamanya."
Cerita Pendek · Mafia
15.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Briser les chaînes d’un amour brisé

Briser les chaînes d’un amour brisé

Je n'avais pas vu mon mari mafieux, Lucien Moreau, ni notre fille Théa depuis trois longs mois. Pourquoi ? Parce que sa mère, Fiona, avait décrété que Théa devait rester « un petit moment » chez elle. Et Lucien ? Comme toujours, il est « trop occupé par les affaires ». Alors quand Lucien a enfin appelé pour me dire qu'il venait me chercher pour une réunion de famille à la villa, j'étais folle de joie. J'ai cru que, peut-être, juste peut-être, j'allais enfin pouvoir serrer ma petite fille dans mes bras. J'ai passé la foutue journée à courir dans la ville, achetant ses poupées préférées, des friandises, une nouvelle robe rose, tout ce qui, selon moi, pourrait lui redonner le sourire quand elle me verrait. Mais quand la voiture est arrivée, rien ne s'est passé comme je l'avais imaginé. Avant même que je puisse dire bonjour, Théa a détourné la tête, m'a jeté un simple regard… et a resserré encore plus fort ses bras autour de Maria, la domestique. Elle a enfoui son visage dans son cou comme si je n'existais pas là. Comme si Maria était sa mère. J'ai essayé de m'approcher d'elle, mais Théa m'a carrément dit qu'elle ne voulait pas monter dans la même voiture que moi. Et Maria, avec son sourire poli mais faux, n'arrêtait pas de me répéter doucement qu'il fallait laisser un peu plus de temps à Théa. J'ai levé les yeux vers Lucien, espérant qu'il dise quelque chose. Au lieu de ça, il avait l'air agacé, comme si tout ça l'ennuyait trop pour lever le petit doigt et arranger les choses entre sa fille et moi. Clairement, ils ne voulaient pas de moi. Alors, à quoi bon insister pour monter ? Je me suis reculée de la voiture. Et Lucien s'est contenté de se tourner vers moi pour dire : « Attends ici. J'en ai pas pour longtemps. » Ce qu'il ne comprendra jamais, c'est que… moi, j'en ai fini d'attendre après lui.
Cerita Pendek · Mafia
2.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Quand les Mensonges baisent la Romance

Quand les Mensonges baisent la Romance

Mon ami d'enfance m'avait promis de m'épouser dès que nous serions en âge, mais le jour de mon mariage, c'était à ma demi-sœur Sabrina Hugh qu'il avait passé la bague au doigt. Ce jour-là, Victor Lozé, l'héritier redouté de la mafia, était intervenu comme un chevalier blanc. Devant toute l'assistance, il avait déclaré m'aimer en secret depuis des années. Durant nos cinq années de mariage, il exauçait chacun de mes souhaits, même les plus futiles. J'étais persuadée d'être le centre de son univers... Cette certitude s'est brisée net le jour où, en époussetant sa bibliothèque, j'ai découvert un dossier ultra-confidentiel. La première page portait le nom de Sabrina, surmonté de l'inscription en gros caractères rouges : « PRIORITÉ ABSOLUE ». Il était suivi d'un rapport de mission que je connaissais trop bien : il détaillait la nuit où l'on avait tenté de m'assassiner. Je l'avais échappé belle après une hémorragie qui avait failli m'emporter. À mon réveil à l'hôpital, on m'avait appris que j'avais perdu un enfant, un être dont j'avais ignoré jusqu'à l'existence. J'avais sangloté dans les bras de Victor, sans lui révéler cette perte. Je ne voulais pas l'inquiéter davantage. Aujourd'hui, je comprenais tout : Sabrina avait aussi été attaquée cette nuit-là, et mon mari avait donné cet ordre : « Sauvez Sabrina d'abord. » Mes larmes maculaient l'encre jusqu'à la rendre illisible. « Très bien », ai-je murmuré dans le silence, la voix tremblante mais résolue, « si ce mariage n'est qu'un mensonge, alors je disparaîtrai de ta vie. Pour toujours. »
Cerita Pendek · Mafia
2.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status