Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SENYAWA

SENYAWA

ucap Varo lirih. “Bukannya, rumah kamu lebih mewah, lebih besar dan megah? Aku tahu Papi kamu pekerja keras, jadi pasti hunian kamu lebih nyaman.” Meera kemudian membuka pagar rumahnya dan mempersilakan Varo masuk. “Assalamu’alaikum,” sapa Meera sambil mengetuk pintu dengan dua daun pintu berwarna cokelat tua tersebut. “Wa’alaikumsalam,” jawab seorang wanita dari dalam rumah.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai nyerah
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

sahut Irma ikut nimbrung. Akhirnya, kami berjalan menuju kos Lia yang ada dibelakang sekolah, kami ada enam orang, aku, Lia yang tomboy itu kelihatan dari cara jalannya yang mirip cowok, Rahma, cewek tinggi yang melebihi tinggiku dengan kulit putih dan tubuh berisi (dia teman sesama penggemar korea), Ida sohibku, kemana-mana ada dia, yang paling mengerti aku, cewek berpotongan rambut bob, tinggi hampir sama denganku, tapi kulitnya lebih gelap, Irine, dia teman yang paling pintar dan logis diantara kami tentunya, Julia, posturnya pendek, namun pandai bicara alias cerewet, tak heran jika dia menjuarai lomba debat.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai nyerah
Baca
+Pustaka
Raina
Baca
+Pustaka
Reuni

Reuni

Kemudian disusul dengan emoji bergambar hati dan kiss. Keringat dingin seketika itu mengucur dan darah pun terasa naik ke ubun-ubun, Mahira menjadi sangat geram, namun meskipun begitu dia tak berani berbuat apa-apa karena bisa dipastikan akan timbul pertengkaran besar jika Mahira berani mengusik perihal chat itu.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai nyerah
Baca
+Pustaka
Kyraka

Kyraka

kata Merlin. "Hm."
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai nyerah
Baca
+Pustaka
Vila Melati

Vila Melati

Dialegnya cukup asing, mungkin berasal dari Nusa Tenggara atau sekitarnya. "Kamu gak diundang ke sini. Kamu bukan pengikut istana laut selatan!" Seorang pasukan menariknya ke luar dari barisan. Namun wanita itu belum mau pulang. Pasukan itu berkata benar. Aura si wanita berbeda dengan kami. Sepertinya dia indigo alami. Mata batinnya bukanlah pemberian Nyi Roro Kidul. Lalu kenapa dia bisa ada di sini?
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai nyerah
Baca
+Pustaka
CHAYYARA

CHAYYARA

lirih Chayyara. To be continued...
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai nyerah
Baca
+Pustaka
HUMAIRA

HUMAIRA

Ucap Wati sesenggukan di depan nisan Humaira. ***** END *****
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai nyerah
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

deliknya menatap datar. Rey dengan reflek melepas tangannya, mengerjab ketika atmoster di sekitarnya mendingin. "Balik ke kalas lu, gih. Udah bel." Lingga menatap Nadira lekat. Aura cewek itu sama persis dengan Aura yang Arya miliki, sama persis, pekat.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai nyerah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status