Kuranji
Netra elangnya fokus pada satu titik—kepala si Kumis Berantakan.
“Meteor Menghantam Bumi!”
Merasakan badannya seakan tersedot ke atas, Si Kumis Berantakan mendongak. Matanya terbelalak. Dia ingin menghindar, tapi terlambat.
Sesaat menjelang kepalan tangan Kuranji menghantam kepala si Kumis Berantakan, jemari yang terkepal erat tersebut terbuka, mencengkeram kepala musuh.
Hot Chapters