Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CEO Yang Hilang Ingatan

CEO Yang Hilang Ingatan

"Tapi udah gak begitu sakit lagi. Besok, juga udah sembuh, Ma." Wulan mendekat, ia berjongkok. Mengamati luka di perut yang membiru. Membuka tas selempangnya yang terbuat dari kulit berwarna cokelat muda. Ia merogoh, telapak tangannya menggenggam beberapa obat. Mata Wulan mengamati beberapa obat yang diambilnya dengan seksama. Kedua alisnya mengernyit. Wulan mengambil salah satu, lalu memutar penutup sebuah salep, "Ini Oparin Gel."
1032.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as obat wc mampet di indomaret
Read
+Library
Pengantin Dari Sebuah Tragedi

Pengantin Dari Sebuah Tragedi

Mereka lalu berpindah ke area perlengkapan mandi dan perawatan tubuh untuk ibu hamil. Ananta menyapu pandang ke rak-rak berisi lotion stretch mark, minyak pijat, hingga sabun tanpa pewangi. “Ada yang organik?” “Tentu, Tuan. Ini import dari Prancis. Aman untuk ibu hamil.” Ananta menunjuk semua rangkaian produk. “Ambil.” Zanitha menahan tawa. “Aku nggak akan pakai semuanya, Ta.”
1032.9K viewsCompletedAdded to Library 723 Times as obat wc mampet di indomaret
Read
+Library
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Tak ada salahnya aku merapikannya dulu sebelum meninggalkan rumah ini sekali lagi, pikirku. Di depan lemari aku jongkok, namun aku tidak langsung merapikan. Mataku menyapukan pandangan ke seluruh ruangan. Kamar yang begitu bersih dan putih. Sama seperti di kantornya, serba mengkilap tanpa setitik pun noda dan debu. Kubuka kotak obat yang tadi dibawa Dimas ke bawah. Beberapa obat anti gatal, alergi, penenang, dan anti depresi ada di sana. Juga beberapa catatan dokter, dan berkas lainnya. Penasaran aku membuka salah satunya. OCD. Tanganku gemetar.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as obat wc mampet di indomaret
Read
+Library
Status WA Mantan Suami

Status WA Mantan Suami

Status W* Mantan Suami (5) ___________________________ "Cabe sepuluh ribu," ujar Ibu Mas Ari datar. Suasana mendadak hening, tidak ada lagi canda tawa para Ibu-ibu yang berbelanja. Mereka seolah mengerti, aku sedang melayani siapa sekarang. "Ini, Bu." Kuserahkan sekantong plastik berisi cabe. Harga cabe sedang naik, wajar saja jika sepuluh ribu hanya dapat segenggam saja.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as obat wc mampet di indomaret
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status