Tak Semanis Madu
Dari sudut dapur, aku melihat Bella sedang duduk di lantai memeluk lutut, bersandar pada pintu kulkas.
"Bella!" Aku menghampirinya. "Kamu kenapa, Bell? Kamu sakit?" tanyaku saat kulihat napas Bella terengah, wajahnya terlihat begitu cemas, pandangannya kosong, dan berkeringat. Pertanyaanku pun tidak dijawab olehnya. Terlihat pula kaki Bella yang kebetulan tidak memakai alas berdarah, sepertinya terkena pecahan gelas yang ia jatuhkan.
"tunggu dulu ya, Bell!" seruku.
인기 회차