Bayang Pedang Cahaya Bulan
Pedangnya membentuk lingkaran-lingkaran kecil yang memantulkan cahaya matahari pagi yang baru menembus kabut, menciptakan kilatan yang tidak menetap di satu tempat, seakan pedang itu ada di mana-mana dan tidak di mana-mana pada saat bersamaan.
Duan Wuya bertahan. Bukan dengan gerakan yang sama rumit, bukan pula dengan lingkaran yang sama indah, hanya dengan satu tangan di belakang punggung, dan tangan kanan yang memegang pedang standar untuk memblokir setiap serangan yang datang.