Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

Aliyev menyayangkan sikap tidak hormat semacam itu terhadap lawan. “Menyerahlah, ikan asin!” koarnya sambil menjulurkan lidah. Gayanya sangat sombong luar biasa dan seakan-akan pasti bakal memenangkan laga. Petarung melakukan ini selain merusak konsentrasi musuh dan menghancurkan mentalnya juga demi menarik perhatian orang-orang. Biar ketenarannya naik melalui tindakan provokatif dan nyeleneh. Padahal jelas itu hanyalah bumerang untuk dirinya saja.
772 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kata-kata serangan fajar
Baca
+Pustaka
Mas Duda Yang Dihina

Mas Duda Yang Dihina

sahut Pak Hadi yang gemas mendengar Suherman menghina. "Buah itu jatuh tidak jauh dari pohonnya, Pak. Jika istrinya jahat, kemungkinan sang suami tidak jauh beda wataknya. Hati-hati, siapa tahu, Bayu diam-diam punya pesugihan. Saya lihat kemarin, Bayu punya tempat khusu untuk semedi. Saya sudah membuktikan sendiri," sahut Suherman yang mempunyai cara jitu untuk menyerang Bayu. "Apa benar, Mas? Jangan ngaco kamu, ya. Selalu saja menyudutkan Bayu!" ujar Fathur yang ikut gemas dengan Suherman.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kata-kata serangan fajar
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

“Dia bisa menghancurkan ruang…?” He Sura menghela napas kecil. “Hah… apa iblis ini sedang bercanda?” Namun ia tersenyum. Rasa sakit itu tak membuatnya takut—justru membuatnya semakin bersemangat. Balasan He Sura He Sura mengangkat satu jarinya. “Serangan Satu Jari Yang…!” Tiga garis cahaya putih keperakan melintang cepat seperti kilatan meteor.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai kata-kata serangan fajar
Baca
+Pustaka
ZahFad

ZahFad

"Oh, iya, Assalamu'alaikum Fadli." "Wa'alaikumsalam, ada apa kamu kesini?" "Aku cuma pengen ketemu kamu aja, hehehe," jawab Yuni tanpa ada rasa malu membuat teman Fadli terkekeh geli. "Hadeuh, Yuni. Kamu tuh ya, nggak punya rasa malu sama sekali atau gimana sih? Masa kamu godain lelaki, hahaha." Yuni tampak geram dengan ucapan teman fadli tersebut. "Kamu jangan ikut campur!"
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai kata-kata serangan fajar
Baca
+Pustaka
Gelora berbahaya Kakak

Gelora berbahaya Kakak

Akh "Terus saja meracau sakit dan nikmat, bukankah aku harus memberi pemanasan untukmu yang baru saja sembuh, Sayang?" Alex terus melakukannya sampai Lila merasa lemas. Bagaimana tidak, Lila terus menerus dihujani benda laknat itu. "Saatnya bersenang senang." Alex naik ke atas tubuh Lila dan mulai melakukannya lagi pada Lila. "Rasakan ini, Sayang. Bagaimana, nikmat bukan?"
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai kata-kata serangan fajar
Baca
+Pustaka
Pulang Disambut Bendera Kuning

Pulang Disambut Bendera Kuning

"Sayang, apa kamu tak takut punya musuh? Bisa saja mereka mengalah sekarang dan merencanakan hal buruk padamu. Aku tak mau kamu celaka!" "Enggak kok, Mas. Semua aman saja. Aku hanya membela diri kok, bukan dengan sengaja ingin menyakiti orang. Itu dua orang preman memang udah sering bikin onar," balas Raya. "Iya, Mas percaya. Tapi lain kali jangan berkelahi kalau masih ada Mas di sampingmu." Fajar mencium kening istrinya, lalu masuk untuk memeriksa kerjaan dua lelaki tadi. Lumayan bersih dan cepat juga.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai kata-kata serangan fajar
Baca
+Pustaka
Unexpected Wedding

Unexpected Wedding

Duduk tegak, sama seperti Raga. “Lo, yang mukul gue duluan waktu itu!” seru Safir sambil menunjuk Fajar. Jika tidak ada Raga, Safir ingin sekali melayangkan tinju pada Fajar sekali lagi. “Dan sekarang, lo bilang nggak punya masalah sama gue, heh! Sudah pikun, lo?”
9.8399.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.4K kali sebagai kata-kata serangan fajar
Baca
+Pustaka
Janda Tangguh Dikejar Mantan Suami

Janda Tangguh Dikejar Mantan Suami

Suara bisik-bisik mulai terdengar dan kini kulihat banyak pasang mata yang memindai penampilannya. Kulihat dia mengangkat tangan kanannya. Sepertinya dia hendak menamparku. Aku yang berada di hadapannya refleks menghalau dengan tangan kiriku. Kudorong punggung tangannya dan semua orang terkejut. Aku turut menutup mulut dengan kedua tanganku. "Aku bakal tuntut kamu karena penyerangan dan pencemaran nama baik!" geramnya. Dia baru saja menampar pipinya sendiri setelah tangan kanannya yang kuhalau dengan tangan kiriku.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai kata-kata serangan fajar
Baca
+Pustaka
Karma(penyesalan)

Karma(penyesalan)

Tak peduli seberantakan apa tempat kerjanya sekarang, ia seperti seorang yang kesurupan. Saat nafas Herman memburu karena menahan emosi. Ponselnya kembali berdering. Ia sangat malas menerimanya. Apalagi saat ia lihat, nomor tadi yang menghubunginya. "APALAGI HAH? KAU BENAR-BENAR SEDANG BERMAIN-MAIN DENGANKU!!? Herman membentak orang yang ada ditelepon itu. "Hahahaha...,pilihan yang mudah bagimu Herman, kau sudah memiliki istri dua kan? berikan saja istri pertamamu untukku, maka hidupmu akan selamat!!"
1054.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai kata-kata serangan fajar
Baca
+Pustaka
Maafkan Aku Salah Membencimu

Maafkan Aku Salah Membencimu

"Tentu saja. Aku tidak mungkin menikahi laki-laki lemah untuk dijadikan suami." "Suami mu itu bukan manusia tapi kuda liar." Mendengar komentar itu mereka langsung tertawa. Beruntung mereka berangkat pagi-pagi sekali hari ini, jadi tidak ada yang mendengar percakapan jorok mereka. Jika ada yang mendengar hal itu, mungkin citra anggun mereka yang telah lama mereka bangun akan hancur seketika.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kata-kata serangan fajar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status