Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Aku dan suamiku, Samuel Yeris, bagaikan dua bintang di unit luka bakar, ketika terjadi kebakaran hutan di provinsi tetangga, dia yang baru saja menyelesaikan operasi beruntun dan aku tanpa ragu pergi menggantikan untuk menjadi sukarelawan. Namun, pada hari ketika aku kembali ke rumah sakit, gempa bumi terjadi, aku bergegas ke departemennya tanpa ragu, namun malah melihat adik seperguruanku meringkuk dalam pelukannya, hanya mengenakan jas lab putih. Aku berdiri di sana tertegun seperti tersambar petir, sementara dia menahan luka Clara Lindaw dan berteriak kepadaku, “Cepat kemari dan selamatkan dia! Apa kamu tidak akan menolongnya hanya karena masalah sepele seperti itu?” Tanganku gemetar tidak terkendali karena sakit hati, Clara menjerit kesakitan saat aku membalutnya. Tapi suamiku malah mengerutkan kening dan memarahiku, “Apa kamu jadi begitu tidak cekatan setelah menjalani kehidupan enak di provinsi tetangga selama enam bulan terakhir? Atau kamu sengaja melakukannya?” “Aku hanya bermain-main, untuk apa kamu berekspresi seperti ini?” Ibuku yang memiliki penyakit jantung masih sedang menungguku di rumah, aku tidak ingin berdebat. Namun, ketika aku akhirnya sampai di lantai 30, ibuku yang sangat aku rindukan sudah meninggal dunia.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Di vila yang kosong, Keira Cintami duduk di atas sofa dalam diam. Sampai waktu yang sangat lama, pintu vila baru terbuka. Ethan Surapto berjalan masuk dari luar. Ketika melihat Keira, dia tertegun sejenak. Kemudian, ekspresinya menjadi dingin.“Hari ini, Ava demam. Buat apa kamu telepon aku berkali-kali?”
930.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 958 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
HASRAT TERLARANG SUAMI ORANG

HASRAT TERLARANG SUAMI ORANG

Dona Herlambang mendapatkan teror berupa poster bergambar wajahnya bertuliskan pelakor di kantornya. Teror itu datang bertubi-tubi hingga dia didatangi seorang wanita mengaku sebagai istri sah pacarnya. Dona tidak percaya begitu saja. Namun saat sedang bermesraan di sebuah rumah makan dengan pacarnya. sebuah fakta mengejutkan Dona terungkap. Apakah Dona akan bertahan menjalin hubungan dengan pacarnya saat ini atau justru tertantang menjalani cinta terlarang ini?
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Sinar di Balik Pengkhianatan

Sinar di Balik Pengkhianatan

Selama tiga tahun menikah dengan Suryanto Pradana, Julianti Sahara telah mengalami enam puluh delapan kali percobaan pembunuhan oleh musuh-musuhnya. Diceburkan ke sungai, dibakar, diserang dengan pisau ... Semua ini terjadi hanya karena Suryanto menguasai jaringan gelap Kota Beirus, membuatnya memiliki musuh yang tak terhitung jumlahnya. Orang-orang itu yakin bahwa Julianti adalah titik lemah Suryanto, sehingga mereka tidak segan-segan menyerangnya. Setiap kali Julianti berhasil selamat dari ambang kematian, Suryanto akan memeluknya dengan erat, matanya memerah, tangannya gemetar saat berkomunikasi dengan bahasa isyarat, "Aku yang tidak berguna, tidak bisa melindungimu dengan baik." Hingga pada terakhir kali, Julianti diculik dan diikat di samping tangki penyimpanan minyak oleh musuhnya, lalu diledakkan hingga sekarat. Julianti terbangun di rumah sakit dan menyadari bahwa pendengarannya pulih. Di telinganya terdengar suara Suryanto yang sedang berbicara dengan temannya. "Dulu, saat Yulia Ananda diculik oleh musuhmu, untuk melindunginya, kamu sengaja memutus hubungan dengannya, lalu menikahi Julianti, si gadis tuli itu. Kamu memanjakannya sampai semua orang tahu, membuat musuh-musuhmu mengira bahwa Julianti adalah orang yang paling kamu cintai, sehingga dia berulang kali menjadi tameng bagi Yulia ... Apakah kamu tidak terlalu kejam melakukan itu?"
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
PENGGODA DI SEKOLAH ANAKKU

PENGGODA DI SEKOLAH ANAKKU

Seharusnya kusadari sejak awal jika suamiku mendadak rajin ke sekolah, ternyata tujuan utamanya bukan mengantarkan putriku saja. Tapi bermain api di belakangku seolah, aku tak tahu. Silakan. Anggap saja begitu. Karena begitu aku bertindak, suamiku dan pelakor kesayangannya tak akan lagi bisa bermain api. Kupadamkan sampai tak bersisa. Tak lagi menyala. Bahkan sampai hidup mereka hancur tanpa sisa. Salah sendiri kenapa main api? Hangus terbakar, kan?
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Dilema Suami Bayaran

Dilema Suami Bayaran

diara_di
Barra Farzan, lelaki muda yang sudah menyandang status duda. Semua terjadi begitu saja, ia tak menyesal. Namun Barra mulai bosan dengan hidupnya yang selalu pahit, ada keinginan untuk bahagia. Memiliki istri secara benar adalah cita-cita Barra. Mimpinya di aminkan oleh semesta, gadis cantik putri dari konglomerat ibukota benar-benar jatuh dalam pesona Barra. Hubungan yang sempat ditentang itu akhirnya lolos ke jenjang pernikahan seperti apa yang Barra bayangkan setiap malam. Barra menegak manisnya kesempurnaan akad, di dampingi dua keluarga. Ini bukan mimpi, ini benar terjadi. Khayalannya terlaksana, sampai hubungan mereka berhasil diresmikan. Di atas pelaminan, Barra mencuri-curi kecupan di bibir Astra. Keduanya tertawa bahagia. Tanpa Barra sadari seorang wanita berjalan menuju altar pelaminan. Dipenuhi amarah. Plak! Tamparan keras mendarat di pipi Astra. "Dasar pelakor! wanita murahan! Aku ini masih istrimu, Mas. Kamu tega meninggalkan aku dan Beby?" Astra juga Barra terdiam beku, semua pasang mata menatap penuh intimidasi pada Barra dan Astra. Siapa yang tak sensitif saat kata 'pelakor' disebutkan? Rahasia apa yang Barra sembunyikan? Akankah keduanya bisa menjalani kehidupan sepasang suami-istri layaknya rumah tangga lain? Atau Barra akan habiskan hidupnya sebagai suami bayaran? Happy reading. Novel karya diara_di
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Malam sebelum aku seharusnya menikah dengan pewaris Keluarga Moro, aku mendapati rentetan 99 pesan teks mesum di ponsel Leo, tunanganku. Seorang wanita bernama Via Cokro, memberi tahu Leo bahwa dia mencintai Leo. Sangat mencintainya. Tanpa tahu malu sama sekali. Dia memohon pada Leo supaya membatalkan pernikahan kami, mengancam akan bunuh diri jika Leo tetap melanjutkan pernikahan ini. Aku langsung bereaksi. Aku menyodorkan ponsel itu ke wajah Leo untuk menuntut penjelasan. Keheningan terasa abadi sebelum Leo akhirnya angkat bicara. "Kakaknya itu Alan, wakilku. Dia kena tembak demi aku. Aku sudah janji padanya akan menjaga adiknya." "Jeny, kita tumbuh bersama. Kamu tahu cuma kamu satu-satunya di hatiku. Aku janji bakal urus ini, aku akan memutus hubungan dengannya." Aku mencari kebohongan di mata Leo. Akhirnya aku menelan rasa getir dalam tenggorokanku dan memilih untuk memercayai Leo. Pernikahan pun tetap dilanjutkan. Pernikahan ini bukan sekadar tentang kami berdua. Ini adalah perjanjian yang ditandatangani dengan darah antara dua keluarga. Dan, Tuhan tolong aku, aku masih mencintainya. Namun, di hari pernikahan kami, saat kami berdiri di altar dengan janji yang hampir diucapkan, Leo menerima telepon. Itu dari dia, Via. Dia sedang berada di jembatan dan mengancam akan melompat. Menuntut supaya Leo segera datang sekarang juga. Cincin berlian yang hanya sejengkal dari jariku, jatuh berdenting ke lantai batu gereja. Tidak ada sepatah kata pun. Tidak ada satu pun penjelasan. Leo pergi begitu saja. Meninggalkanku, keluarga kami, masa depan kami... Meninggalkanku berdiri sendirian di altar. Dalam kabut air mata, aku berteriak padanya, "Leo, kalau kamu keluar dari pintu itu, kita putus!" Jawaban satu-satunya dari mulut Leo, diucapkannya sambil berjalan menjauh, "Dia butuh aku." Leo tidak pernah menoleh ke belakang. Aku pun menghilang dari dunia Leo dan tidak pernah menoleh ke belakang sambil mengandung anaknya.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Putus Setelah Menyadari Perselingkuhan Kekasihku

Putus Setelah Menyadari Perselingkuhan Kekasihku

Saat Crystal Liara mengenakan gaun bermodel sama sepertiku di acara pertunanganku dengan Jeffrey Tamora, aku tahu pertunanganku dengan Jeffrey tidak akan berlangsung lagi. Crystal, si putri dari pelakor itu, pasti akan merebut Jeffrey dari tanganku, sama seperti ibunya merebut ayahku dari ibuku. Hanya saja, aku tidak mungkin membiarkannya berhasil. Aku menghancurkan acara pertunangan yang kupersiapkan dengan susah payah, kemudian meninggalkan Kota Arman dengan secepat mungkin. Aku pamit dulu.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar Maduku

Obsesi Liar Maduku

Anin curiga kalau madunya yang bernama Zea memiliki selingkuhan. Anin yang tidak sengaja mendengar desahan-desahan manja dari Zea pun tak begitu saja mempercayai alasan-alasan yang Zea kemukakan. Anin mencari tahu sendiri tentang rahasia yang Zea simpan rapat-rapat. karena Anin tidak mau jika suami yang teramat dicintainya ditipu mentah-mentah oleh seorang pelakor licik seperti Zea. Bagaimana kelanjutan kisah mereka? ikuti keseruan dan ketegangan di dalam kisah cinta segitiga di antara mereka.
13.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Akhir Tragis Suamiku Bersama Sahabatnya

Akhir Tragis Suamiku Bersama Sahabatnya

Di hari putriku meninggal, aku berniat meletakkan papan arwahnya di aula leluhur Keluarga Gunawan. Namun, Jefri Gunawan yang berusia lima tahun malah melempar papan itu ke lantai dan menginjak-injaknya sampai hancur berantakan. “Dia bukan anak Keluarga Gunawan, apa haknya diletakkan di sini? Bahkan kalau kamu mati pun, aku nggak akan sudi menaruh papan namamu di sini!” Aku melirik ke arah papan arwah seorang wanita yang terpajang di aula itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Begitu melihat arah pandanganku, Jefri langsung berdiri menghalangi penglihatanku. “Kamu pikir kamu siapa?! Emangnya kamu pantas dibandingkan dengan ibuku?!” “Pelakor selamanya akan jadi pelakor! Selamanya nggak akan pernah punya harga diri!” Aku tak menyangka anak yang kubesarkan dengan tanganku sendiri, ternyata bisa begitu mirip dengan ayahnya. Menatap putra kandungku yang berdiri di hadapanku, aku pun jatuh ke dalam keputusasaan yang tak berdasar. “Jangan kira karena sudah mengurusku beberapa tahun, kamu bisa jadi ibu kandungku. Ibuku hanya satu selamanya!” “Kalau hebat, pergilah dari rumahku!” Dia tak tahu kalau papan arwah yang dia hancurkan itu adalah milik kakak kandungnya sendiri. Namun semuanya sudah tak penting lagi. Putriku sudah tiada dan tak ada gunanya lagi aku bertahan di sini. “Nggak perlu mengusirku, aku akan pergi hari ini juga.”
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3536373839
...
43
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status