KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR
Aku tidak bisa membayangkan, bagaimana perasaan pelakor itu saat mendapati acara sakralnya berubah jadi hari yang tak akan pernah ia lupakan seumur hidup.
Sebentar lagi, pertunjukan segera dimulai. Aku sungguh tak sabar.
Heh, ini adalah hal memalukan yang tidak akan pernah dia lupakan dalam seumur hidupnya. Bukankah ini memang tujuan dibuatnya acara wisuda. Sekali seumur hidup, yang tidak akan pernah bisa dilupakan. Aku hanya membumbuinya saja, agar yang dikenang bukan hanya kebahagiaan saat masa kelulisan, tapi justru malah penderitaan. Menderita harus menahan rasa malu. Haha. Jangan bilang aku jahat, karena aku tak akan menggigit, jika pelakor itu tak hadir dalam rumah tangga kami.