Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istriku Teman Anakku

Istriku Teman Anakku

malu! ***** BERSAMBUNG
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 665 kali sebagai pelampiasan
Baca
+Pustaka
Perawan Untuk Om Duda

Perawan Untuk Om Duda

tanya pria itu. Tepat di lampu merah, pria itu menunjukkan layar ponselnya. Spontan, mata Selma terbuka selebar mulutnya yang menganga. Namanya dan Panji terpampang nyata di template undangan bergaya classy dengan sentuhan black-gold. Astaga, sudah sejauh apa pria ini melangkah tanpa sepengetahuannya? “April mop udah lewat, masih zaman prank kaya gini?”
1017.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 655 kali sebagai pelampiasan
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Daisyster
Apa kabar readers ter-luvv? Ada pengumuman official, nih. Mulai bulan September ini, Author akan usahakan rutin up setiap jam 12.00 WIB, 'ya. Maafkan kengaretan saya sebelumnya. Terima kasih juga sudah membaca karya ini. Big hug from August, hope this September could be better ...
NaJa
Perawan spt Selma digabung sma duda modelan Panji? Wah, apa kta dunia? Itu kok bisa salah bawa calon mempelai? Panji sih ngeyel. Cba aja dia mau tengok itu foto calonnya kaya apa, pasti telinganya selamat dari rujukan dokter THT. Hahaha, Selma, Selma.
Baca Semua Ulasan
PENYESALAN

PENYESALAN

Semua yang dipanggil datang mendekat. "Ada apa, Mas?" tanya Mak Piah. "Emmh begini, ini ada rezeki lebih untuk kalian," ujar Mas Hasbi sambil memberikan amplop berwarna coklat. Mereka saling berpandangan. Mas Hasbi tersenyum. "Ini uang apa, Mas?" tanya Mbak Sarni. "Itu rezeki buat kalian. Tenang saja ini diluar upah kalian dari Nadia, anggap saja sebagai bonus karena selama ini kalian sudah membantu Nadia sekuat dengan tenaga."
9.7228.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.5K kali sebagai pelampiasan
Baca
+Pustaka
BERGANTI PASANGAN

BERGANTI PASANGAN

peringat Ya'qub, kalimatnya agak panjang untuk hal yang tidak terlalu penting seperti itu. "Bodo amat, namun percayalah, Ya'qub. Embel-embel pelampiasan dan pengantin pengganti yang lo sematkan kepada gue itu lumayan menggores relung hati gue, makasih ya atas salah satu lukanya. Gue jadi ikut-ikutan lo yakni membenci pasangan barunya sendiri." ***
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai pelampiasan
Baca
+Pustaka
Terikat Padamu

Terikat Padamu

raung Razen. “Aku bahkan bisa melakukan lebih dari sekedar tamparan!” Lyria meraih gelas di atas meja lalu menyiramkannya pada Razen. “Tidak ada lagi yang bisa dibicarakan dengan sampah sepertimu! Ambil ini dan dengarkan baik-baik! Jika kau ragu, kau bisa memeriksa apakah rekaman itu dipalsukan atau tidak. Ya, mungkin juga nanti kau akan tergerak untuk memeriksa apakah video dan foto yang kau terima asli atau dipalsukan!” Lyria melempar sebuah pena perekam ke tubuh Razen lalu setelah itu ia membalik tubuhnya dan melangkah dengan elegan.
10143.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai pelampiasan
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

ucap Letnan Lehman. "Tidak usah, itu sangat berbahaya. Kau lihat jembatan itu seperti tidak ada apa-apa? Tapi jika kau lihat dengan jeli. Ada sesuatu yang ditempelkan di atas jalan jembatan itu dan menyaru dengan daun-daun kering. Lihatlah!" ucap Adam. Letnan Lehman mengerutkan keningnya saat Adam mengatakan itu. lalu ia langsung mengambil teropongnya. Dan mengarahkannya ke atas permukaan jalan jembatan.
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pelampiasan
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Apa passwordnya? Passwordnya yaitu berupa catatan pribadi. Seperti buku diary. Yang berisi tentang materi yang dijelaskan oleh Mr. Lala hari ini. Juga berisi tentang kegiatan yang terjadi di dalam kelas hari ini. Buku password itu beliau sebut "class review". Kalau mahasiswa lupa membawa class review ini. Maka jangan harap bisa masuk kelas dan mengikuti mata kuliah writing. ***
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai pelampiasan
Baca
+Pustaka
The Arc: Elenio

The Arc: Elenio

Dia memasangkan kait di ujung tali itu ke kait yang ada di bagian depan rompi Gemma. “Peraturannya sederhana. Arahkan pistolmu ke bagian depan lawan, ke arah lampu di rompi,” Nero menjelaskan sambil menunjuk lampu segi lima di rompi Gemma yang kini berpendar dalam warna biru laut. Lampu itu terbagi menjadi lima bagian. “Jika semua lampu ini mati, itu berarti kau kalah dan harus keluar dari permainan.” Kemudian Nero menunjuk ke arah pintu yang letaknya berlawanan dengan pintu masuk. Pintu itu terbuka lebar, dan Gemma bisa melihat hamparan tanah lapang dengan pepohonan tinggi yang tumbuh dalam jarak beberapa meter antara satu sama lain. “Kita akan melakukan permainan outdoor. Tim yang berhasil
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 450 kali sebagai pelampiasan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status