Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CINTA YANG BERAWAL DARI KEBOHONGAN

CINTA YANG BERAWAL DARI KEBOHONGAN

Hazel membuka pintu tapi sebelum keluar, dia berbalik sebentar dan menatap Tony dengan sangat marah. "Memang disekelilingku banyak pria, tapi merekalah yang menginginkan aku. Mereka yang memohon agar aku memilih mereka. Kau! Kau adalah pria pertama yang membuatku menurunkan harga diriku serendah mungkin untuk menyatakan perasaanku, karena aku tulus menyukaimu! Tapi sepertinya kau menganggap itu sebuah permainan. Kalau begitu, mulai saat ini aku tidak akan menyukaimu lagi!" sembur Hazel lalu segera keluar dan membanting pintu.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as permainan hazel
Read
+Library
Hamil Tapi Perawan

Hamil Tapi Perawan

kata Shaka membuka matanya, hingga kedua maniknya yang pekat bertemu dengan netra hazel Tsabi. "Aku tidak ada pilihan, pegel makanya ganti posisi. Kalau tidak mau terlihat menyingkir dari hadapanku," jawabnya sangat menjengkelkan. Memang benar adanya. Shaka tidak membalas celotehan istrinya yang terdengar setengah beralasan itu. Dia lebih tertarik menatap matanya yang katanya tidak ada pilihan itu.
9.860.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as permainan hazel
Read
+Library
TOPENG SANG MARCHIONES (Pengantin Pengganti Yang Liar)

TOPENG SANG MARCHIONES (Pengantin Pengganti Yang Liar)

Dada Lily panas oleh amarah. Namun yang membuatnya benar-benar bingung adalah Hazel. Gadis itu tampak tenang, tak terlihat kobaran api di kedua bola matanya. Ia justru duduk santai santai menyadarkan kepalanya di sofa. Ia sangat tahu Hazel tidak pernah mentolerir segala bentuk penindasan, gadis itu akan mengamuk bagaikan banteng. Tapi melihat tindakannya saat ini membuat fikiran Lily melayang liar, apa jangan-jangan Hazel sengaja meninggalkan sebagian isi kepalanya di kediaman Hadwin?
671 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as permainan hazel
Read
+Library
Sekarang, Giliranku!

Sekarang, Giliranku!

Matanya berkilat tajam, memancarkan aura pembalasan yang membara. "Nikmati kemenangan semu kalian malam ini, Axel, Luna," batin Hazel bersorak riang di dalam kegelapan kamarnya. "Karena mulai besok, panggung pertunjukan yang sesungguhnya akan dimulai... dan aku tidak sabar melihat kalian berdua hancur berkeping-keping!"
10908 viewsCompletedAdded to Library 28 Times as permainan hazel
Read
+Library
(Bukan) Sepupu Idaman

(Bukan) Sepupu Idaman

balas Bento dengan nada jenaka. "Valdo, saladnya gimana?" Masih terbalut celemek biru, Hazel muncul tak tepat waktu, kedua sepupu Hazel itu sontak berdecak kesal lain halnya dengan Ben yang tersenyum senang, cepat-cepat ia menyapa gadis itu agar sadar akan kehadirannya di sini. "Hai, Zel!"
103.2K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as permainan hazel
Read
+Library
Devil Beside You

Devil Beside You

sapa sang pelayan pada Sergio yang baru saja datang. Sergio menatap dingin sang pelayan. “Di mana Hazel?” “Nona Hazel sedang berada di lantai atas di ruang bersantai. Tadi kalau tidak salah, saya lihat Nona Hazel bermain harpa,” ujar sang pelayan memberi tahu. Sebelah alis Sergio terangkat. “Hazel bermain harpa?” Sang pelayan mengangguk. “Benar, Tuan. Nona Hazel bermain harpa.”
1034.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as permainan hazel
Read
+Library
The Angel & The Dragon

The Angel & The Dragon

ujar Hazel yang tiba-tiba muncul dari balik lorong sebelah kanan ruang makan. "Itu..." jawab Zaan yang seketika terdiam melihat kedatangan Hazel. Bukan karena perkataannya yang terkesan menyindir, namun wajah Hazel yang tidak mengenakan topeng emas seperti biasanya membuat pertanyaan timbul dalam benak Zaan. Hazel tak sedikitpun merasa terhenyak kala mendapatkan tatapan aneh dari bibi Fawn serta Zaan tak terkecuali Ethelyn yang tampak terkejut mengetahui sisi asli dibalik topeng itu.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as permainan hazel
Read
+Library
Senja Yang Di Hadirkan

Senja Yang Di Hadirkan

“Pak Brata.” Belum sempat ia bergerak, suara langkah kaki berat terdengar dari arah pintu. Hazel muncul dengan jas hitamnya, membawa tas kulit besar di tangan kanan. Tatapannya tajam, penuh kesadaran bahwa badai sedang menunggu di depan. “Riko,” ujarnya pendek, “tinggalkan kami berdua!” Begitu pintu tertutup, Hazel meletakkan tasnya di meja, lalu membukanya perlahan. Di dalamnya ada senjata api, dua pistol berlapis logam hitam, dan beberapa peluru cadangan.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as permainan hazel
Read
+Library
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Apakah aku siap menghadapi konsekuensi? Aku teringat teman lama, yang pernah hampir kehilangan segalanya karena permainan ini. Ia menceritakan bagaimana satu kemenangan kecil membuatnya percaya bisa mengendalikan semuanya. Tapi kenyataannya, setiap kemenangan justru mengikatnya lebih dalam, membuatnya semakin sulit mundur. Bayangan itu menghantui pikiranku, tapi aku mencoba menepisnya. “Ah, itu cuma cerita orang lain. Aku berbeda. Aku bisa berhenti,” kataku dalam hati.
584 viewsCompletedAdded to Library 16 Times as permainan hazel
Read
+Library
ZAHA REBORN

ZAHA REBORN

Zaha tersadar dari pingsannya, seperti orang yang baru saja mengalami mimpi buruk. Tidak seperti orang sedang menungguinya, raut wajah Zaha justru terlihat begitu tertekan dan membuatnya menjadi begitu gelisah. "Za, kenapa?" Tanya Angel heran melihat reaksi cemas di wajah Zaha. "Bang Zulham, di mana dia?" Tanya Zaha pertama kali tanpa menghiraukan pertanyaan Angel. Saat itu, Virangel yang juga sedang berada di dalam ruangan menjawab, "Zulham saat ini memiliki jaga rumah anda, King."
9.8124.1K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as permainan hazel
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status