Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Legenda Dewa Pedang

Sang Legenda Dewa Pedang

Li Yu mengoceh sambil mengunyah ayam panggang. “Oke, kalau begitu aku pergi dulu!” Ye Qiu bergegas ke panggung dengan penuh semangat. Kompetisi seni bela diri antara kedua negara akan segera dimulai. Formasi array diaktifkan dan menyelimuti panggung. Petarung pertama dari Dinasti Xi Liang adalah peringkat ketujuh Ma Tianhou, menghadapi peringkat kesepuluh Wang Chengheng dari Dinasti Xia Besar.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai pelea de espadas
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

Tidak tersisa apa-apa kecuali bayangan dari keberadaan mereka. Lalu, suara terakhir datang. Suara Sheila. “Jangan lupa… Pedang Pembelah Jiwa!” serunya. Ia melompat ke udara, pedang di tangannya menyala seperti bintang jatuh. Saat ia mengayunkannya, dunia diam. Tidak ada suara. Tidak ada gema. Hanya tekanan energi yang begitu pekat hingga bumi merekah, dan waktu terasa berhenti—sekejap yang abadi.
1029.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pelea de espadas
Baca
+Pustaka
Lahirnya Sang Dewa Pedang

Lahirnya Sang Dewa Pedang

Lelaki itu menjawab sambil matanya terfokus pada kerumunan yang hadir. . . . Di arena pertandingan, Chen Wulong sudah menyerang ke arah putri Lian Yu. "Kipas Ribuan Pedang!" *Swish! Swish! Swish! Dari kipas yang dikibaskan muncul kilatan-kilatan angin di sertai pedang kecil yang melesat ke arah Putri Lian Yu. Ratusan bahkan ribuan pedang energi berukuran kecil terbang dengan kecepatan tinggi, menutupi seluruh area di sekitar sang putri.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai pelea de espadas
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Gila

Pendekar Pedang Gila

Dada Pangeran muda itu makin sesak, seolah dunia runtuh menimpa kepalanya. “Pangeran, jangan goyah.” suara Meng Rui dalam, tenang, meski matanya tajam menatap gelombang musuh berikutnya. Teriakan perang kembali pecah. Puluhan tombak dan pedang berkilat, menyalak ke arah mereka. Mei Lan melesat bagai angin dengan belati kembarnya yang menari-nari, tubuhnya lincah menyayat daging lawan.
792 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai pelea de espadas
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Naga

Pendekar Pedang Naga

Sementara Arsel memeriksa posisi belatinya dan menenangkan napas. "Kau siap?" tanya Arsel tanpa menoleh. "Selalu," jawab Kael dengan tenang, meski dalam dadanya jantung berdegup lebih cepat dari biasanya. Di luar, pengumuman terdengar: "Pertarungan selanjutnya! Akademi Pedang melawan Akademi Serigala Emas!" Gemuruh sorak membahana. Kael dan Arsel saling menatap. Tak perlu banyak kata. Mereka tahu—
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai pelea de espadas
Baca
+Pustaka
Pedang Ikatan Darah

Pedang Ikatan Darah

Di pengadilan, layar sepanjang satu meter mulai menampilkan komentar live chat penonton. "Orang pertama yang berani datang menghadiri pengadilan!" "Penjahat cuma bisa menunduk di hadapan bukti yang kuat." "Pertunjukan menarik akan segera dimulai." Sebelum memulai, hakim memberikan nasihat terakhir kepadaku. "Terdakwa, apakah Anda mengerti proses persidangan dan memahami konsekuensi dari persidangan ini?"
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai pelea de espadas
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Raja Beladiri

Pembalasan Dendam Raja Beladiri

Jendral Jia maju kembali menggunakan Tombaknya dan pertempuran Pedang dan Tombak saling bermain, benturan dari kekuatan jiwa mereka sangat tak tertahankan dan Burung Vermilion ikut bergabung kedalamnya. Dua lawan satu tidak memberikan keuntungan apapun dan Jendral Lei dihajar habis-habisan oleh mereka. Shen Fei dan Qing Yue mengamuk habis-habisan tanpa peduli dengan apapun, banyak korban berjatuhan Pasukan musuh dan pihak mereka terlalu mendominasi.
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 619 kali sebagai pelea de espadas
Baca
+Pustaka
MASTER PEDANG DARAH

MASTER PEDANG DARAH

"Zhang Xu Feng? apa yang terjadi dengannya?" Semua yang ada di sana tercengang menyaksikan adegan yang mereka lihat secara langsung. Zhang Xu Feng mulai mempusatkan fokusnya terhadap lawan, hingga akhirnya Pedang Darah berhasil menargetkan lawannya. Tubuh Jiu Lu kaku tak dapat digerakkan. Sedangkan Pedang Darah seakan menyerap sesuatu dari tubuh Jiu Lu. Sesuai dengan namanya. Pedang Darah menyerap darah musuhnya hingga kering kerontang. Jiu Lu mati dengan cara yang mengenaskan. Tubuhnya mengering dan hanya menyisakan kulit dan kerangka saja.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai pelea de espadas
Baca
+Pustaka
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

Mereka berlari ke arah Edward dan Riko. Edward berputar cepat, menendang salah satu dada penjaga hingga terlempar. Riko menyambar besi pendek di tanah, lalu memukulkannya keras-keras ke kepala lawan yang lain. Suara benturan membuat gigi bergemeletuk. Pertarungan pecah. Tinju, tendangan, dan teriakan bercampur jadi satu.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai pelea de espadas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status