Mabuk Janda
Kemudian, dia menarik Dani yang sedari duduk sambil memainkan ponselnya.
"Sekarang giliran kamu yang fitting baju pengantin."
Pria itu mendengus pelan. Sebenernya apa gunanya persiapan pernikahan yang seribet ini. Bahkan seharian, Pria itu hanya berkutat di salon itu, untuk menemani Santi memilih gaun pengantin. Bukankah yang penting ijab sahnya?
Namun kenyataannya tidak sesederhana itu. Apalagi ini pernikahan yang melibatkan dua konglomerat yang tentunya harus menampilkan yang terbaik, supaya berkesan di hadapan para tamu undangan nantinya.