Warisan Artefak Kuno
katanya dengan nada setengah mengejek, sopan santunnya sudah hilang, tertelan rasa kesal yang menggelegak di dalam dada.
Dengan tenang, pemuda itu menjawab, “Tapi aku memang Si Topeng Putih.”
Sejenak keheningan menenggelamkan suasana di toko obat.
Tang Gu menatap pemuda di depannya dengan tatapan penuh tidak percaya. “Oh, begitu? Kalau begitu aku ini Imam Tianxuan, peringkat pertama Datuk dunia persilatan!” balasnya dengan sinis, menambah bumbu ejekan dalam suaranya.