Susahnya Jadi Mas Joko
“Mau di Kalimantan yang mana pun kamu berada, Mas, tetaplah di sana dan jangan pernah pulang ke Selat Panjang! Ya? Jangan pulang ya? Yaa??”
“Eh, Mas Joko, kamu tahu? Kemarin, kekasihku Mas Tentara itu sudah pulang dari latihan tempurnya. Dia mengirimi aku sebuah foto lewat hape. Wuiiiihh..! Kerennya dia, Mas! Dia memakai pakaian seragam loreng, komplit dengan ‘gear’ tempurnya. Dia pakai baret warna hijau khas infanteri, wajahnya dicoret-coret dengan arang untuk kamuflase, pakai ransel, pakai radio telekomunikasi. Dan yang paling bikin sangar dan gagah adalah dia memegang sebuah senjata laras panjang.”
Hot Chapters