Luka Cinta Aluna
lirih Sindy menasehati diri.
Sambil menggeleng, ia berpikir untuk tetap berada di Kendari. “Setidaknya kota ini yang paling aman, untuk aku bersembunyi. Kalau bukan di sini, di mana lagi aku akan melarikan diri. Aku sudah tahu lika-liku kota ini, meskipun banyak yang telah berubah. Kalau di Kota lain, aku akan menjadi orang asing. Setidaknya aku akan aman, selama tiap keluar rumah, aku selalu berpakaian seperti ini. Di sini banyak tempat untuk bersembunyi,” Sindy membatin, ia lanjut mengayunkan kaki, setelah lampu merah di jalan berganti hijau.
Bab Populer