Jangan Paksa Aku...
“Mungkin sekarang gak kau pertimbangkan karena rasa cintamu yang begitu besar, setinggi gunung Himalaya. Keperawanan tertutup kabut dan enggak berarti bagimu. Tapi seiringnya waktu bisa jadi boomerang bagimu. Kau merasa kecewa karena gak kau dapatkan kesucian isterimu. Enggak kau dapat momen menikmati memecah telur pertama. Bayangkanlah…!”
Andrew masih galau.
“Bro, ini urusan hati. Apa yang kalian katakan itu gak salah. Cuma masalah yang ada di dalam dadaku ini sungguh berbeda.”
“Secara psikologis itu masalah rasa yang berkembang sesaat saja, Andrew. Jika di hatimu sudah ada cewek pengganti, maka berangsur-angsur rasa itu akan tergantikan. Yakinlah, kau pasti dapat melakukan itu!” timpal Ant
Chapitres populaires