Penyintas
Namun, bila ia masih menjadi manusia biasa, air mata pasti sudah berlinang membasahi wajahnya…
“Ah, bukan waktunya untuk melihat masa lalu! Ayo, aaa-“
Aku mengunyah lagi.
“Kau tau? Rumah-rumah di Quintus jauhhh lebih mewah dibandingkan rumah Tertius kita! Setiap keluarga punya satu lantai! Waah, hebat sekali bukan!”
O-oh… Begitukah…??
Quintus… Tertius… sama seperti Primus kah? Apa itu artinya tiga nama itu adalah bagian-bagian tempat tinggal? Tapi, satu keluarga satu lantai? Gila! Luas banget! bahkan aku hampir nyasar pas di lantai… duh, lantai berapa itu yang ada patungnya. Aku lupa.
“Lagi. Aaa-“
Bab Populer