Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

“Betul sekali, terima kasih Melia dan Jensen.” Aku menerangkan sedikit materi tentang puisi dan memberikan contoh puisi dari penyair-penyair hebat di Indonesia, seperti Chairil Anwar, Khalil Gibran, dan Sapardi Djoko Damono. Mereka sangat antusias membacakan puisi-puisi yang aku tampilkan lewat layar proyektor. “Nah, sekarang kalian coba tulis puisi mau tentang ayah, ibu, atau keduanya. Waktunya tiga puluh menit. Nanti Kakak periksa hasilnya.”
9.815.4K viewsOngoingAdded to Library 416 Times as puisi 10 bait
Show Reviews (11)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
Bunga Perang Shogun Tokugawa

Bunga Perang Shogun Tokugawa

Here's what love is; a smoke made out of lovers' sighs When the smoke clears, love's a fire burning in your lover's eyes. Ia mempersilahkan Tuan Haruto untuk menuliskan bait puisi itu dalam huruf kanji di bawah tulisan latinnya. Setelah pria tua itu selesai, Andrew mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan kemudian berkata, ''Siapa yang bisa menjabarkan arti pantun ini?'' tanyanya sambil memperhatikan satu persatu wajah gadis-gadis di hadapannya itu.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
g a d i s

g a d i s

Iya tentunya Tapi tidak semuanya Jati yang terus gugur di musim kemarau atau salju yang mencair ketika terik matahari bersinar Apapun di manapun Siapa aku Aku hanya ingin berteriak dan mengatakan Menjadi harapan tanpa kebanggaan itu sangat menyakitkan Gadis, 10/10/2021 Sebuah sajak telah selesai ia tulis, notes ini penuh dengan banyak rangkaian tulisan indahnya 'si punjangga ulung' Febi biasa melebeli Gadis dengan sebutan itu.
9.72.8K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

"Aku menemukan puisi ini di kamarmu ketika pagi itu kudapati kamarmu telah kosong, dan remasan kertas yang mungkin kau kira telah terbuang ke tempat sampah ternyata meleset ini kutemukan." "Nyanyian Rindu." ucapnya menirukan judul puisi yang beberapa hari lalu kutulis. "Puisi ini dengan jelas menunjukkan perasaanmu. Kamu mengira aku telah menikah dengan Ning Adiba." Ia sedikit terkekeh. Lalu ia membaca salah satu baitnya. Berpuluh-puluh musim telah berganti Nyanyian katak telah berganti ocehan prenjak di pagi hari
109.3K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as puisi 10 bait
Show Reviews (10)
Read
+Library
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Read All Reviews
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 277 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
Cinta di Balik Singgasana

Cinta di Balik Singgasana

katanya, suaranya lembut. Ia meraih kain kecil dari pakaiannya. Puisi pendek tertera di sana, ditulis dengan aksara halus Di tepi kolam, bawah ketapang tua, Hati kita bebas, meski dunia menutup. Jika takdir memisah, di bukit ‘kan kutunggu, Dengan melati dan kenanga, untukmu selalu. Raka membaca puisi itu. Jantungnya berdegup keras. “Ini… indah, Gusti,” katanya, suaranya serak. “Aku simpan ini, sebagai pengingat.”
867 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
Pendekar Tanpa Wajah

Pendekar Tanpa Wajah

Yao Chen menatap puisi tersebut dengan seksama, matanya menyipit saat mencoba memahami makna tersembunyi di balik barisan kata-kata tersebut. Dia membaca 2 bait pertama, “Di bawah naungan langit merah, bayang melintas tanpa suara. Bintang jatuh di danau tenang, cermin jiwa terpantul samar. Sepuluh langkah ke timur laut, tiga bayang dalam kegelapan. Gunung tersembunyi di kabut malam, kunci terpendam dalam waktu.” Tangan halus lembut Sima Honglian menyentuh kipas di tangan Yao Chen, dia juga ingin melihat lebih seksama.
9.948.3K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as puisi 10 bait
Show Reviews (34)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Read All Reviews
Ifat

Ifat

Bang Fahmi dan Bang Idris berganti-gantian melanjutkan ceritanya, dan aku semakin takjub saja. Ada banyak pantun yang keluar. Jurus kata-kata dan silat kalimat pun berbalas-balasan. Namun, yang paling membuatku merinding adalah.., “Gulai patin sedapnya bukan buatan. Janganlah lupa mengunyah sirih. Tentang siapa pinangan diperuntukkan. Untuk anak kami Muhammad Fatih.” “Membeli pinang sampai ke kuala. Sisakan dia walaupun hanya sebiji.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as puisi 10 bait
Show Reviews (10)
Read
+Library
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Read All Reviews
MY SWEET(no) BRIDE

MY SWEET(no) BRIDE

Sekolah besar itu hening sebab semua murid sedang belajar. Hari ini jam pelajaran Biologi membuat Dafa harus mengajar dengan dampingan guru lain. "Anak-anak sudah mengerti dengan puisi?" Itu bu nonna yang dikenal dengan julukan penggoda. Bahkan dia terlalu gatal sampai ada guru laki-laki yang pindah karena ulahnya. "Mengerti bu,"jawab murid dengan serentak. "Baik. Jadi tugas kalian adalah membuat puisi dengan bait minimal lima." Kali ini Dafa yang menjelaskan membuat semua murid menggerutu pelan. Minimal lima dalam lima baris itu yang di maksud Dafa.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
TAKDIR KEDUA SANG RATU

TAKDIR KEDUA SANG RATU

Jadi akan ada tiga putaran masing-masing waktunya satu dupa. "Baiklah saya akan memberikan soal pertama, saya mau kalian buat kaligrafi yang menarik dengan bait puisi yang kuat. Temanya tentang kekuatan!" seru salah satu Guru Besar yang datang. Satu barang dupa pun dinyalakan. Para peserta lomba duduk dan mulai menorehkan tulisan mereka. "Yang Mulia, kertas kami robek-robek! Apakah ini penghinaan bagi kami?"
101.2K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as puisi 10 bait
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status