Merajut Asa
"Secara keseluruhan, kamu sudah memiliki dasar kemampuan public speaking yang baik. Meskipun audiensimu adalah orang-orang di bidang Neurosains, tapi penjelasanmu sangat jelas dan mudah dipahami oleh orang awam. Penguasaan panggungmu baik, kamu membagi rata perhatian ke seluruh hadirin."
Jovita jeda sejenak, menyantap salad di piringnya.
Joseph menanti dengan sabar sembari menikmati roti panggangnya.
"Kamu hanya perlu memainkan intonasimu saja, beri penekanan suara pada aspek yang penting," tambah Jovita setelah menelan makanannya.
"Maksudmu memperkeras suaraku saat menyampaikan bagian terpenting?"