Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

tanyanya dengan nada santai, seakan malam ini tak ada yang salah. Gracya berusaha mengatur napasnya, menyembunyikan ketakutannya dengan senyuman lemah. "Ah, nggak kok, Pak. Cuma... lagi ngejar kecoa tadi di lorong. Sumpah, kecoanya gede banget." Pak Suwito tertawa kecil, suaranya rendah namun penuh kehangatan. "Kecoa, ya? Pasti bikin kaget, tuh. Apalagi gede!"
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
KISAH CINTA YANG TERNODA

KISAH CINTA YANG TERNODA

Tapi kalau salah ketik tak mungki, karna kertas laporan ini di print dari aplikasi online penjulan, bukan diketik manual. Bulan Desember adalah bulan bonus. Yang mencapai target penjualan agar diberi bonus satu bulan gaji. Dan bisa dipastikan bonus satu bulan gaji yang cukuo menggiurkan, tak akan Burhan dapatkan. Belum lagi surat tegura kedua nanti pasti akan ia terima.
1022.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
TERNYATA JODOH

TERNYATA JODOH

Bab 5: Orang-orang dari masa lalu "Pokoknya aku enggak mau, Yah, dijodohkan dengan laki-laki itu. Aku menolak perjodohan ini!" Suara protes Tila terdengar menggema di ruang keluarga sepuluh menit setelah keluarga besar Tirtando pergi dari rumahnya.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
TUKAR RANJANG

TUKAR RANJANG

Apa kurangnya dia dibandingkan Karina? Akhirnya, perempuan berambut pirang kemerahan itu bangkit dari ranjang dan berjalan menuju meja di sudut ruangan kamar. Meraih benda mungil berbentuk memanjang. Setelahnya dia kembali naik ke atas ranjang setinggi seratus sentimeter yang di atasnya sudah tergantung seutas tali tambang yang diikat dalam penyangga besi.
1022.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 881 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
DENDAM BERKALANG NODA

DENDAM BERKALANG NODA

"Om Bian tidak percaya?" Laura berbalik, menarik tas kecil yang ada di atas meja samping tempat tidurnya. Lalu masih dengan setengah berbaring, sebagian tubuhnya ditutup selimut seadanya, dia menarik sebuah kotak kecil, sepertinya bekas kotak cokelat. “Taraaaaa…” Laura menunjukkan sebuah batangan kecil berwarna biru putih, senyumnya begitu lebar menunjukkan testpack di tangannya, bahkan hampir menyentuh hidung Bian.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status