Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Palsuku

Suami Palsuku

Bibirnya terangkat membentuk lengkungan tipis. Seperti Nora, perlahan dia merilekskan badannya. Mengedarkan pandangan ke segala penjuru pekarangan yang ilalangnya sudah tidak setinggi pagi tadi. Dia mengangguk cukup puas dengan pekerjaan yang dia kerjakan. Sampai matanya menatap kandang keledai. Dia meringis dan menghembuskan napas pelan. Andai dia bisa menghindari kandang bau itu. Pikirnya. Akan aku tunda satu hari lagi. Ronan menatap langit-langit terasnya yang sudah usang dan penuh sarang laba-laba. Dia tanpa sadar menghitung serangga yang terjebak disana. Dan rasa kantuk datang menyerangnya.
309 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
 Ranjang Pengantin

Ranjang Pengantin

Mungkin ini adalah petunjuk baginya setelah dia melaksanakan shalat tahajjud, hatinya berkata Jim berada di sana. Berkendaraan cukup lama, akhirnya luna sampai di tempat yang dituju. Dia menapaki tangga tua itu tanpa ragu setelah menempuh satu jam perjalanan dengan kecepatan yang cukup tinggi. Luna tak peduli dengan lorong gelap tak berpenghuni dan hanya penerangan minim berasal dari kamar kamar yang diterangi lampu dengan Watt yang kecil.
1023.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
TERNODA DI MALAM PERTAMA

TERNODA DI MALAM PERTAMA

tanya Emely sambil mengambil sebuah cerutu dan menyalakannya dengan pematik. Satu hisapan dalam, lalu mengembuskan asapnya ke wajah Rangga. “Satu milyar,” jawab Rangga dengan enteng. Emely menaikan alisnya sekilas lalu tersenyum. “Mahal juga tariff kamu, ya? tapi nggak papa. Yang penting aku dapatkan yang aku mau. Aku akan bayar kamu 10% dulu, sisanya aku bayar setelah Rimba jadi milikku,” ungkap Emely.
1098.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Pengantin Pengganti

Ranjang Panas Pengantin Pengganti

Apa yang dikatakan Kiandra sangat benar. Keheningan terjadi cukup lama. Pikiran Rosélia berperang antara harus memilih mertuanya atau mengejar mimpinya. "Jangan terburu-buru, kamu masih punya dua minggu untuk memutuskannya," ucap Kiandra. Rosélia membuang napas panjang. Dia kembali memasukkan kertas itu ke dalam map. "Baiklah, aku akan segera memberikan keputusan. Terima kasih sudah memberitahuku tentang ini, Pak."
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Nangong Ranxue juga dipenuhi rasa ingin tahu tentang pemuda berjubah biru di depannya.
1028.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 847 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Ranjang Perkawinan

Ranjang Perkawinan

Tanya Iman tanpa melepas pandangannya dari ponsel. "Aku minta uang dong 500 ribu." "Bukannya kamu udah gajian hari ini?" Bening menggeleng. "Katanya diundur sampai tanggal 10an. Makanya aku mau minta uang sama kamu." "Nggak ada aku uang segitu.." "Ya Allah, mas. Buat beli susu kak Raka sama diapersnya adek." Pinta Bening memelas. "Raka udah gede nggak usah minum susu lagi. Diapersnya Riki hemat-hematin dulu sampai tanggal 9." Jawab Iman santai.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
CINTA UNTUK GADIS TERNODA

CINTA UNTUK GADIS TERNODA

ujarnya mengalihkan perhatiannya sendiri dari bidang 'abs' Ryu yang melambai-lambai memikat itu, pun dengan tato di bawah tulang selangka kanannya yang entah bertuliskan apa. "Kamu mau saya muntah lagi? Bantu aja nggak usah banyak protes," ucap Ryu sembari mengurut pelipisnya dengan tangan kiri. "Kan saya ngasih tau, Bapak," ujar Rara membasahi bibirnya. 'Godaan Ra, godaan. Jangan sampe dia makin tantrum gegara kamu cerewetin!' "Nggak perlu, saya udah kenyang," lirih Ryu. "Lagian saya lebih suka tempe daripada tahu," tukasnya ambigu.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Wasiat Turun Ranjang

Wasiat Turun Ranjang

Sebagai pria yang mempunyai bakat penulis, ia juga harus bisa menjadi seseorang yang ramah untuk bisa menarik hati para pembaca. Setelah membalas komentaran dari Dahayu, Mughni langsung membuka kamera tersembunyi yang sempat tertunda. Mughni mengepalkan telapak tangannya hingga terlihat urat jarinya. Nafasnya begitu memburu. Ia menggebrak meja dengan kilatan amarah terlihat dari sorot mata tajamnya.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Bersambung. Hallo Kak, rerata jumlah word per bab 1500 kata loh, kadang sampe 2K jadi jangan bilang kependekan donk. 😙🙈
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 603 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kilat Dosen Killer

Pernikahan Kilat Dosen Killer

bisik Naya sambil merangkul tubuhnya yang gemetar. Gadis itu menatapnya lekat-lekat. Matanya berkaca, seolah untuk pertama kalinya kesadaran kembali ke tubuh mungilnya. “A…Aku… Sora,” bisiknya. “Sora... dua belas.” Naya menahan napas. Terdengar aneh di telinganya. Angka dua belas di belakang namanya seperti menunjukkan kode tertentu. “Sora dua belas? Maksudmu nomor dua belas dari—”
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status