Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ranjang Pengantin Yang Ternoda

Ranjang Pengantin Yang Ternoda

"Astaghfirullah, rampok. Toloooooong!" Salsa berteriak sambil berusaha mengejar sesosok laki-laki itu keluar rumahnya. Ia terus berusaha berlari dan mengejar rampok sambil menjerit-jerit meski malam itu tampak begitu sepi. "Toloooooong, maliing!"
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

Namun, karena Orangtua Tiara memaksa, terpaksalah dia menerimanya. Nanta membuka satu dus, yang ternyata berisi lauk yang bisa bertahan lama, ada rendang dan sambel kering tempe kesukaannya, yang masing-masing diletakkan dalam toples yang tertutup rapat. Ada juga pepes ikan, yang sudah dipanggang, hingga meski sudah dibawa dari kemarin, tapi masih tetap enak dimakan. Punya lauk sebanyak itu, Nanta jadi teringat Anto, sahabat yang selalu suka memakan makanan yang dibawa Nanta dari desa. Nanta segera mengambil ponsel untuk mengirim pesan pada Anto.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Mutiara Yang Ternoda

Mutiara Yang Ternoda

tawarnya. "Ogah amat! Mendingan aku kedinginan di sini nungguin Mama aku buat minta tolong ngambilin aku handuk daripada harus terima bantuan dari kamu." sahut Tiara judes. Andra menghela napas. "Tapi kan masih lama kalau mau nungguin Tante Mirna. Udah mendingan ini pakai jaket aku aja biar kamu nggak kedinginan di dalem situ."
5.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Pengantin yang Ternoda

Pengantin yang Ternoda

Kenapa gadis itu tahu dia ada di teras rumah? "Memandang langit di malam hari emang bikin pikiran kita tenang, apalagi kalau banyak bintang. Aku kadang menghubungkan bintang-bintang itu menjadi huruf yang membentuk nama seseorang dengan jari. Seperti ini ...." Kania menunjukkan caranya. Dia merekahkan senyuman, seperti seorang gadis tanpa beban.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

Tari dan Mozhaf saling pandang, mereka tidak menyangka bahwa akan bertemu dengan Rendra dan Rindu di saat mereka sedang quality time. Mozhaf melihat ke arah Rangga, anak laki-laki berusia dua belas tahun itu kini masih terdiam dengan rasa marah di dadanya. Berusaha untuk menenangkannya Mozhaf mengajak Rangga dan Haris berbincang sambil berjalan-jalan. Tari bersama mbok Yenni dan Nada lanjut untuk memilih berbelanja bulanan.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Suami Warisan

Suami Warisan

tanyanya polos tanpa dosa, “noda apa, Nyai?” “Noda itu kamu, tuh!” “Apa?” “Sperma!” “Ha?” Rengganis menghembuskan napasnya, “Heuh…! Iya, kapok aku pake baju rancangan di deket-deket kamu!” Narendra tertawa, “Tapi sekarang sudah bersih, ‘kan?” “Iya, sih ….”
10158.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai ranjang ternoda 12
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Kikiw
Baru tau cerita ini kemarin pas lg sale 70%. Asli! nyesel banget pagi ini krn gk langsung buka semua bab pdhl ada koin! gara2 ketiduran pas baca semalem ... But, semoga bisa ngelarin cerita si Akang, karena emang sekeren itu ceritanya meskipun belum ada 20 bab yg kubaca!
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Baca Semua Ulasan
 Ranjang Pengantin

Ranjang Pengantin

Mungkin ini adalah petunjuk baginya setelah dia melaksanakan shalat tahajjud, hatinya berkata Jim berada di sana. Berkendaraan cukup lama, akhirnya luna sampai di tempat yang dituju. Dia menapaki tangga tua itu tanpa ragu setelah menempuh satu jam perjalanan dengan kecepatan yang cukup tinggi. Luna tak peduli dengan lorong gelap tak berpenghuni dan hanya penerangan minim berasal dari kamar kamar yang diterangi lampu dengan Watt yang kecil.
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 674 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
TERNODA DI MALAM PERTAMA

TERNODA DI MALAM PERTAMA

tanya Emely sambil mengambil sebuah cerutu dan menyalakannya dengan pematik. Satu hisapan dalam, lalu mengembuskan asapnya ke wajah Rangga. “Satu milyar,” jawab Rangga dengan enteng. Emely menaikan alisnya sekilas lalu tersenyum. “Mahal juga tariff kamu, ya? tapi nggak papa. Yang penting aku dapatkan yang aku mau. Aku akan bayar kamu 10% dulu, sisanya aku bayar setelah Rimba jadi milikku,” ungkap Emely.
1099.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Pengantin Pengganti

Ranjang Panas Pengantin Pengganti

Apa yang dikatakan Kiandra sangat benar. Keheningan terjadi cukup lama. Pikiran Rosélia berperang antara harus memilih mertuanya atau mengejar mimpinya. "Jangan terburu-buru, kamu masih punya dua minggu untuk memutuskannya," ucap Kiandra. Rosélia membuang napas panjang. Dia kembali memasukkan kertas itu ke dalam map. "Baiklah, aku akan segera memberikan keputusan. Terima kasih sudah memberitahuku tentang ini, Pak."
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Ranjang Perkawinan

Ranjang Perkawinan

"Hah? Ini macam mana ceritanya, Reyhan? Kau kan yang mengajaknya kemari dan menjanjikan pekerjaan?" Reyhan hanya berdeham. Dia tak mau menjawab pertanyaan yang tak bisa ia jawab. Sekitar 30 menit, Bening memberikan hasil gambarnya. Reyhan dan Fandi pun melihat hasil gambaran tersebut. Sebuah rumah minimalis dua tingkat dengan hutan di kanan kirinya. "Apa ini bermakna ketenangan lagi?" Tanya Reyhan. Bening mengangguk. Dia lalu menunjuk ke sebuah bagian tanah yang basah.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai ranjang ternoda 12
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status