Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sebatas Teman Ranjang

Sebatas Teman Ranjang

Di tempat lain Tangan Fazia bergetar hebat ketika melihat hasil testpack yang dipakainya. Garis dua berwarna merah ada di sana, menandakan dirinya memang sedang mengandung benih yang ditanamkan seorang Mirza Kalandra Rajasa di rahimnya. Tubuhnya benar-benar terasa lemas, otaknya mendadak kosong.
1.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 35 Beses bilang ranjang ternoda 12
Read
+Library
TWELVE

TWELVE

Tunggu, aku melihat pita merah muda itu terdapat tulisan kecil. “Enam puluh Sembilan.” Apa maksudnya ini ? semua ini semakin membuat aku tidak mengerti. Menyandarkan punggungku di sisi ranjang. Aku merasa familiar dengan kotak ini dan sepertinya Azka pernah menyingung tenang bunga, tapi apa. Bodohnya aku yang tidak mendengarkan perkataan Azka.
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang ranjang ternoda 12
Read
+Library
Ranjang Dingin Tuan Pieter

Ranjang Dingin Tuan Pieter

gadis manis itu pun menurut, dan mengambil dua pasang sarung tangan yang tergantung di dinding. "Ini Nek, buat Aku satu, Nenek satu. Ayo Kita mulai mencabutinya." ucap Joane dengan bersemangat. "Jo, cobalah Kau cabuti rumput yang rimbun di pojok itu. Yang di sini biar jadi urusanku."
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang ranjang ternoda 12
Read
+Library
NODA DI MALAM PERTAMA

NODA DI MALAM PERTAMA

"Noda itu, Kang. Noda itu apa milik adikku Nissa atas perbuatan kamu, hah?" Kekesalan Rissa sudah memuncak tepat di ubun-ubun, dia tidak bisa menahannya lagi. Perihal bercak noda yang selama ini menjadi tanda tanya dalam kepalanya hari ini terkuak begitu saja. Tanpa disadari tangannya mengepal dengan sangat kuat seolah ada banyak beban dalam genggamannya yang dia coba untuk ditahan. "Maksud kamu apa sih, Sayang?" tanya Kang Alvin, hendak meraih tangannya. Dengan cepat Rissa menepisnya, seolah tidak sudi jika suaminya menyentuh tubuhnya.
11.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 423 Beses bilang ranjang ternoda 12
Read
+Library
Ranjang Pengantin Yang Ternoda

Ranjang Pengantin Yang Ternoda

tanya Hasna terengah-engah, dahinya basah dibanjiri peluh karena berlari. "Sydah ikut saja! Memang lo mau kalau kita di grebeg terus diarak keliling komplek? Gue sih ogah!" kata Radit dengan napas tersengal-sengal. "Aku juga ngak mau lah, apalagi aku pernah lihat tetanggaku dulu diarak keliling kampung sambil telanjang bulat, malu lah aku!" Namun, meskipun lelah, Hasna yang memilih duduk di sebuah kursi pinggir jalan. Tubuhnya terasa lemah karena ia tengah hamil enam bulan.
3.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 127 Beses bilang ranjang ternoda 12
Read
+Library
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

Namun, karena Orangtua Tiara memaksa, terpaksalah dia menerimanya. Nanta membuka satu dus, yang ternyata berisi lauk yang bisa bertahan lama, ada rendang dan sambel kering tempe kesukaannya, yang masing-masing diletakkan dalam toples yang tertutup rapat. Ada juga pepes ikan, yang sudah dipanggang, hingga meski sudah dibawa dari kemarin, tapi masih tetap enak dimakan. Punya lauk sebanyak itu, Nanta jadi teringat Anto, sahabat yang selalu suka memakan makanan yang dibawa Nanta dari desa. Nanta segera mengambil ponsel untuk mengirim pesan pada Anto.
2.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 102 Beses bilang ranjang ternoda 12
Read
+Library
Mutiara Yang Ternoda

Mutiara Yang Ternoda

tawarnya. "Ogah amat! Mendingan aku kedinginan di sini nungguin Mama aku buat minta tolong ngambilin aku handuk daripada harus terima bantuan dari kamu." sahut Tiara judes. Andra menghela napas. "Tapi kan masih lama kalau mau nungguin Tante Mirna. Udah mendingan ini pakai jaket aku aja biar kamu nggak kedinginan di dalem situ."
5.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 121 Beses bilang ranjang ternoda 12
Read
+Library
Pengantin yang Ternoda

Pengantin yang Ternoda

Kenapa gadis itu tahu dia ada di teras rumah? "Memandang langit di malam hari emang bikin pikiran kita tenang, apalagi kalau banyak bintang. Aku kadang menghubungkan bintang-bintang itu menjadi huruf yang membentuk nama seseorang dengan jari. Seperti ini ...." Kania menunjukkan caranya. Dia merekahkan senyuman, seperti seorang gadis tanpa beban.
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang ranjang ternoda 12
Read
+Library
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

Tari dan Mozhaf saling pandang, mereka tidak menyangka bahwa akan bertemu dengan Rendra dan Rindu di saat mereka sedang quality time. Mozhaf melihat ke arah Rangga, anak laki-laki berusia dua belas tahun itu kini masih terdiam dengan rasa marah di dadanya. Berusaha untuk menenangkannya Mozhaf mengajak Rangga dan Haris berbincang sambil berjalan-jalan. Tari bersama mbok Yenni dan Nada lanjut untuk memilih berbelanja bulanan.
1014.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 555 Beses bilang ranjang ternoda 12
Read
+Library
Suami Warisan

Suami Warisan

tanyanya polos tanpa dosa, “noda apa, Nyai?” “Noda itu kamu, tuh!” “Apa?” “Sperma!” “Ha?” Rengganis menghembuskan napasnya, “Heuh…! Iya, kapok aku pake baju rancangan di deket-deket kamu!” Narendra tertawa, “Tapi sekarang sudah bersih, ‘kan?” “Iya, sih ….”
10157.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.9K Beses bilang ranjang ternoda 12
Ipakita ang mga Review (58)
Read
+Library
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1234568
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status