Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Davira

Davira

batinnya frustasi. "Enghh!" suara Davira yang mengerang, Haikal dapat melihat jelas gadis itu yang menggeliatkan tubuhnya dengan mata terpejam. Selimut yang menutupi sekujur tubuh tingginya melorot merosot ke bawah lantai akibat pergerakan Davira yang super. Haikal menatap tak berkedip pada sepasang kaki jenjang mulus dengan warna kulit tak terlalu putih namun juga tak terlalu hitam. Warna kulit tubuh Davira cenderung kuning langsat yang menjurus ke eksotis, hal itu yang menjadi daya tarik tersendiri untuk Haikal yang tergugah dengan suguhan di atas ranjang sana.
6.2K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as ravin
Read
+Library
Rain Sound

Rain Sound

Rain Sound Jalan yang sudah kau pilih tak bisa kembali lagi, namun ketika hati sudah memilih siapa yang bisa berpaling? Pagi ini para murid baru ajh selesai melakukan apel pagi setiap hari Senin, Griloza atau lebih akrab dipanggil Oza itu. Menatap lurus ke lapangan barisan depan para pria yang sedang mengobrol dengan asiknya, gadis itu tak sendiri ia duduk bersama ketiga temannya yang lain. Yang juga lagi memandang lurus kedepan mereka. Perlu diingat lagi sekolah mereka dekat dengan sekolah stm, dan lagi perempuan yang lagi meminum susu kotak.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as ravin
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

Sesaat Arsyl seperti kebingungan hendak menjawab apa lalu dia mengalihkannya pada Asha dan bertanya tentang gadis yang dari tadi menyimak pertemuan mereka. “Ini dengan Mba siapa? Saya Arsyl, seniornya Tenri dulu di kampus.” Arsyl mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Asha. “Nama saya Asha, Mas.” Jawab Asha dengan tatapan terpesona pada laki-laki yang tinggi tegap, berkulit sawo matang, alisnya tebal dan hidungnya mancung. Senyumnya bisa membuat hati Asha seperti coklat yang sedang meleleh. Rasanya Asha tidak mau melepaskan tangannya dari Arsyl pada jabat tangan singkat itu.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as ravin
Read
+Library
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Anjel berusaha untuk menutupi kekesalannya agar Bram tidak semakin menjadi-jadi. “Ayo turun,” ucap Bram dengan senyum merekah, tanpa dosa. Anjel hanya tersenyum tipis lalu turun dari mobil dengan anggun. Wanita itu memasang senyum yang begitu lebar. Anjel merasa bingung, mengapa wanita itu justru tersenyum? Siapa dia? “Kenalkan, Kak. Dia Anjeline, calon istriku,” ungkap Bram malu-malu.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as ravin
Read
+Library
Dendam Rusmini

Dendam Rusmini

tanyaku. "Semua persendian terasa nyeri, sakit untuk bergerak. Papa kemana?" Mama berkata lemah. "Papa ke tempat Ustadz Mahmud.'' Kupijit lembut lengan dan kaki Mama. "Mbak ini siapa ya?" Mama bertanya pada Mbak Wanti "Saya Wanti, Bu. Kakaknya Rusmini." Mbak Wanti menjawab dengan sopan. "Tolong bawa pergi adikmu itu jauh-jauh dari kami. Dia seperti badai saja datang tiba-tiba menghempas rumah tangga anakku." Pinta mama pada Mbak Wanti.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as ravin
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status