Cinta yang Kadaluarsa
Baru setelah yakin, aku terima lamarannya.
Hari itu, ia begitu bahagia hingga menyalakan kembang api di seluruh kota.
Setelah tiga tahun bersama, ia membelikan sebuah pulau atas namaku dan melamarku di sana. Ribuan lentera melayang di langit.
Aku pikir ini adalah cinta. Aku pikir ini adalah asmara.
Siapa sangka, semua hanyalah sandiwara.
Ternyata, kasih sayang dan bantuan selama lebih dari sepuluh tahun itu semua cuma pura-pura?