Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

Hanya tersisa dua baris pesan yang baru saja masuk. “Kampret!” . . to be continued
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 388 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

Bisik Asha dengan penuh semangat. “Iihh barang kali Sha keluaran luar negeri.” Tenri tertawa kecil mendengarnya. Bunyi denting lift terbuka dan kedua perempuan itu masuk lalu tiba-tiba seorang laki-laki muda ikut masuk dengan tergesa dan hampir menabrak Tenri.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Batari dan Freya kembali ke apartemen mewah mereka—sebuah unit penthouse yang dibeli Theo menggunakan sebagian kecil dari warisan Robert yang terselamatkan. Di penthouse, Batari melepaskan sepatu hak tingginya, membiarkan kakinya menyentuh dinginnya marmer. Freya datang membawa dua kotak ayam goreng berminyak dan beberapa kaleng bir dingin. Tidak ada etiket bangsawan di sini, hanya dua jiwa yang lelah. "Kemenangan kecil untuk malam yang besar," ucap Freya, menyodorkan bir.
10433 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
Dimanja Sang Penguasa

Dimanja Sang Penguasa

tanya Razka. "Tidak. Agni akan tetap tinggal di mansion ini," balas Yosua. "Jika dia ku antar pulang, maka akan lebih berbahaya lagi. Bisa jadi Cakra atau Reynar akan mengetahui kepulanganku." "Ah, benar juga apa katamu," timpal Razka. "Masuklah. Anggap saja rumah sendiri. Jika perlu sesuatu, kau bisa minta pada pelayan," jelas Yosua.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Bahram dengan nada memperingatkan. Jaibah tidak menjawab. Namun ia yakin istrinya mendengus di balik tubuhnya. “Aku tidak akan keluar jika tidak ada yang memanggilku.” “Terserah kau saja.” Lalu Bahram keluar dengan jurnal di tangan. Dari kejauhan ia melihat Mama Girish tampaknya tengah memberi arahan kepada para keluarga yang bertugas untuk memasak. Wajahnya berbinar-binar dan tampak bahagia. Ia bahkan tertawa lepas - sesuatu yang jarang sekali ia lihat. Aroma makanan khas keluarga Lachlan terhirup oleh hidungnya...
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
ARSHAKA

ARSHAKA

Mila tadinya lagi sibuk membenarkan penampilannya sendiri, menyampirkan tasnya di bahu dengan semangat untuk pulang. Tapi ucapan dari calon mertuanya barusan langsung ngebuat Mila mematung dengan wajah bengongnya. Hanya Arshaka saja yang terlihat santai dengan wajahnya yang hanya datar tanpa ekspresi apapun. "Nah setuju pah! Arshaka tadi juga bawa mobil sendiri kan." Sambung Miran. Sukma tersenyum dengan kedua tangan yang ia satukan dibelakang punggungnya.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
OBSESI BARA

OBSESI BARA

083241xxxx Di mana kamu, Laila? Jangan pernah berani kabur dari masalah ini! Atau kamu akan Mas buntingin saat itu juga! Dua pesan yang hanya ada membuat Laila enggan membalas. Hendak keluar dari roam chatt tersebut namun gerakannya terhenti saat Bara sedang mengetik? Laila melotot. Share lokasi! Cepat Laila! Kamu di mana? Bales pesanku, Laila?
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 726 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status