Digoda Suami Gaib
Maka, di tengah jantungku yang berdegup kencang itu, aku mencari beberapa barang di sekitar halaman rumah yang bisa kugunakan untuk memecah jendela kamar.
Selang beberapa detik, aku lantas mengambil sebongkah batu yang cukup besar. Aku mengambil jarak beberapa meter, sebelum akhirnya aku melemparkan batu itu dengan kedua tanganku. Sayang, percobaan pertama gagal. Batu itu malah mengenai pinggiran jendela, dan hanya membuat kayu pelindung kaca lecet.
“Oh, oh, oh! Terus! Aaaah! Terus! Sayang cium aku!”
Hot Chapters