Mempelai yang Tak Diharapkan
Tepat di depan pagar sebuah rumah mewah dua lantai mobil berhenti.
"Loh ini rumah siapa Kak," tanya Tari bingung saat Satya membukakan pintu mobil.
Satya tersenyum, "Bik tolong gendong Sabia," pintnya pada Bibi setelah mengambil alih Sabia dari gendongan Tari.
"Ayo turun dulu," ucapnya lagi sambil menggandeng tangan Tari. "Ini rumah baru kita,"
"Hah?" Tari membuka mulutnya karena kaget.