NAJENDRA
Sorot mata Najendra terlihat begitu tajam, dia menatap sinis padanya dan berharap mendengarkan jawaban yang memuaskan.
“Aku hanya seorang pengembara biasa.”
Dia tetap tersenyum meski masam, tertawa meski hambar. Nampak jelas Najendra tak bisa diajak bercanda.
“Baiklah, aku akan jujur. Tapi aku tidak berbohong mengenai diriku yang adalah pengembara. Dwi Rahma, itu namaku.” Sambil memperkenalkan diri, dia mengulurkan tangan untuk sekadar berjabat saja.
Hot Chapters