Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARTUR

ARTUR

Dalam salah satu bagian kitab kuno itu terdapat ramalan dari pendiri kerajaan yang berbunyi, senja yang indah akan terjadi namun akan berganti malam dan esok pagi yang indah kan terjadi lagi dimasa senja itu kan hadir seorang yang datang entah dari langit entah dari dalam bumi yang kan menyingkatkan masa kegelapan itu dan membawanya pada fajar yang terang kembali. Dan tuan Arfan menganggapku adalah orang itu dan masa keemasan ini akan segera berganti dengan kemunduran yang pesat karena itu pula tuan Arfan mengangkatku sebagai murid nomer satunya dan mengajarkan semua yang dia ketahui padaku.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 83 Beses bilang aldous huxley
Read
+Library
DIOFANO

DIOFANO

bela Anna “Heleh, tapi lihat – lihat situasi juga kali Na. Kalau konsep kamu mah gila bukan ngibadah” Apa yang kiranya membuat senyumnya mengembang sepanjang waktu hari ini adalah dia. Anna selalu tersenyum jika mengingat kajadian hari ini. Kejadian yang hanya Anna yang mengetahui dan Tuhan yang yang memahami. Sebenarnya bukan kejadian yang berarti, hanya suatu kejadian dari imajinasi Anna. Dimana Anna membayangkan Pak Dosen barunya, siapa lagi kalau bukan Pak Dio.
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 122 Beses bilang aldous huxley
Read
+Library
Alva

Alva

Seorang cowok tinggi berjaket, dengan tas yang di gendong sebelah kanan,melangkah tenang keluar kampus setelah barusan lompat pagar. OMG, itu Alva!! Naisa tau betul dari jaket hitam pekat yang dipakainya,dari rambutnya yang berantakan mirip sapu ijuk, dan dari gaya jalannya hampir mirip The Flash yang lagi mabuk. Keberuntungan ada di depan Naisa, dia tak henti mengucap syukur kepada Tuhan karena bertemu Alva saat lagi gabut-gabutnya gini.
9.82.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang aldous huxley
Read
+Library
THE GREAT MAN

THE GREAT MAN

Bola mata Elsa begitu cepat berputar lalu menitik pada ikan kakap itu. "Tuan Ramos, selamat datang," sapanya dengan senyum ramah. Berbeda sekali pada saat dia menyambut Joe. Hanya saja pemuda berambut klimis itu sebatas menyungging senyum tipis menyahuti wanita seksi yang namun bukan seleranya. Elsa berpikir, kalau laki laki yang menjadi pelanggan sekaligus incarannya itulah pemilik Bugati Veyron yang ada di pit khusus. Secara Ramos pemilik sebuah perusahaan besar di negeri ini.
9.1129.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 3.5K Beses bilang aldous huxley
Read
+Library
Halcyon

Halcyon

"Helen ...." *** "Apa kita masih perlu perkenalan diri lagi?" tanya seorang guru yang memasuki kelas 11 IPA 1. "Iya, Bu, 'kan, ada anak baru di kelas kita." "Baiklah, perkenalkan diri kalian. Mulai dari kamu, Albi!" Albi berdiri dari duduknya, tersenyum pada Keysa yang sempat meliriknya. "Perkenalkan nama Saya Albivaran Loxie, biasa dipanggil Albi atau Mas Ganteng." Ia mengibaskan rambutnya ke belakang.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang aldous huxley
Read
+Library
SUSAN

SUSAN

'Luar biasa! Sepertinya waktu itu Eric memang cuma asal menyebut nama itu karena mungkin dia dulu adalah salah satu penggemar series tersebut. Saat kutelusuri lebih lanjut, Eric Northman ternyata adalah nama salah satu vampir berumur seribu tahun lebih yang akhirnya menjadi CEO sekaligus presiden dari perusahaan bernilai milyaran dolar yang memproduksi darah sintetis versi terbaru yang mereka sebut dengan New Blood. Semakin kubaca rasanya semakin konyol, Eric benar-benar telah menipuku! Dan sekarang aku benar-benar tidak tahu harus marah atau prihatin dengan nasibku karena semua lelucon ini. Wajar jika seharusnya sekarang aku merasa sangat luar biasa kesal padanya.
1070.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang aldous huxley
Read
+Library
MAS DUDAKU MISKIN

MAS DUDAKU MISKIN

Sejauh Sofia þahaan bernama Mikail. Sofia mencoba berpikir positif kalau tidak semua pengusaha dekat satu sama lain atau mungkin saja Mikail berasal dari perusahaan kecil? Sofia akan mencaritahu kebenarannya. Di tempat yang berbeda, Mikail mengumpat karena tidak berhasil membawa Adhara. Jika Sofia tidak ada, Mikail yakin kalau dia bisa membawa Adhara bersamanya. Tapi sayang, ternyata wanita paruh baya itu ada disana dengan ajudannya membuat Mikail tidak bisa melawan pria bertubuh besar itu.
106.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 248 Beses bilang aldous huxley
Read
+Library
Psycho

Psycho

Teh membutuhkan gula untuk membuatnya terasa manis. Saat tengah malam tiba, Marcus bersiap masuk ke kamar Rachel untuk tidur bersama, tapi ponselnya malah berdering karena telepon dari Han Gyul, mantan sekretaris Alex. “Untuk apa dia menelepon?” gumam Marcus, lalu ia menjawab telepon dari Han Gyul. “Ada apa?” Marcus berucap ketus setelah terhubung dengan Han Gyul. “Saya mendapat kabar bahwa Tuan Alex meninggal dunia. Bersediakah Anda mengurus pemakamannya?”
1010.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 371 Beses bilang aldous huxley
Read
+Library
Alice

Alice

jawab nya cuek. Alice hanya berdecak pelan, dan kembali melanjutkan mencoret buku tulisnya. Namun kegiatan dia terhenti ketika Aidan menjulurkan tangan ke arah dirinya. "Aidan Putra Aksara," ucap Aidan memperkenalkan diri. "Alice," jawab Alice cuek tanpa membalas uluran tangan Aidan. Aidan pun menarik tangan nya kembali, dan masih menatap Alice. "Nama panjang lo? Gak ada embel-embel belakang nya?" tanya Aidan.
105.8K viewsOn holdIdinagdag sa Library 116 Beses bilang aldous huxley
Read
+Library
DAISY

DAISY

"Justru Freya yang memberikannya padaku." Daisy mengusap bawah perutnya yang sekarang dipenuhi garis halus atau biasa disebut stretch mark. Entah kenapa itu bisa muncul, padahal sejak kehamilan Alden, ia tidak pernah menemukan garis itu muncul pada perutnya. "Aku tidak menyukainya," kesal Daisy. "Tidak menyukai apa?" Arthur yang menaruh jas dokternya di samping meja rias, menoleh.
105.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 178 Beses bilang aldous huxley
Read
+Library

Mga Madalas Itanong

Gaya bahasa Orwell itu seperti pisau cukur yang dipoles rapi—tajam, ringkas, dan tak memberi ruang untuk retorika berlebih.

Aku suka mengulang-ulang kalimat-kalimatnya karena mereka terasa ekonomis tanpa terasa hambar. Dalam '1984' dan 'Animal Farm' dia memilih diksi yang sehari-hari tapi bermuatan berat; itu bukan kebetulan, melainkan strategi. Kata-kata yang sederhana membantu menonjolkan absurditas situasi politik yang ia kritik. Ketika ia memakai kalimat pendek, itu memberi efek pukulan: ide yang jelas, tidak bisa disamarkan oleh bahasawan indah.

Dari sisi teknik, Orwell sering memakai struktur paralel, pengulangan sloganik, dan kontras yang menancap di kepala—contohnya slogan-slogan yang mengerikan di '1984'. Kritik sastra biasanya memuji kejelasan moral itu, sekaligus mengingatkan bahwa ada momen di mana kesederhanaan bisa berubah jadi dogmatis. Bagi aku, keseimbangan itu membuat bacaan Orwell menantang sekaligus memuaskan: jelas dalam pesan, tapi tetap menuntut pikiran pembaca untuk menggali implikasinya.

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status