RAHASIA BAPAK MERTUA
Malam itu, Sugiono pikir akan jadi malam yang paling memuaskannya, tapi belum juga hajatnya selesai, Sugiono sudah disampakkan dengan cairan merah, bercampur putih kental yang baunya sangat amis.
"Ich, gila banget." Sugiono menutup matanya berusaha menghilangkan ingatannya tentang hal itu. Tapi, semakin dirinya membuang ingatan itu, bayangannya semakin pekat.
Bukan darah biasa, seperti darah wanita yang sedang datang bulan lainnya.
"Darah apaan ya? Apa mungkin dia sedang berhalangan? Tapi, setahuku Puri nggak gitu ya, aku yakin Puri tidak begitu?!" ucap Sugiono sambil memutar otaknya.