Cerita 'Potong Rambut Istri' yang viral itu sebenarnya mengingatkanku pada fenomena urban legend di komunitas online. Karakter utamanya, si suami yang nekat memotong rambut sang istri diam-diam, jadi bahan diskusi seru tentang batasan dalam hubungan. Aku sering nemuin thread forum yang debat apakah ini tindakan romantis atau pelanggaran privasi. Yang bikin menarik, cerita ini selalu divisualisasikan berbeda-beda—mulai dari komik sketsa sampai animasi pendek—tapi inti konfliknya tetap sama.
Uniknya, karakter istri dalam narasi ini jarang diberi suara. Kita hanya lihat reaksinya melalui sudut pandang suami. Ini bikin aku penasaran, kira-kira apa yang sebenarnya dirasakan sang istri? Mungkin perlu ada versi cerita dari perspektifnya, dengan emosi yang lebih kompleks daripada sekadar marah atau tersentuh.