Cinta Satu Malam
Sabian kengibaratkan dengan pasir yang ia ambil dari kandang kucing, ia memperlihatkan kepada Lusi, pasir yang di genggam terlalu erat, sedikit demi sedikit keluar dari sela jarinya kemudian habis tak tersisa, begitu dengan cinta atau rasa ingin memiliki, jika terus di genggam terlalu erat akan hilang dengan cepat.
"Apa kamu paham Lusi, aku tahu rasa ingin memilikimu terhadap kakakku tinggi, jadi biarkan dia berpikir sebelum bertindak lebih jauh, pernikahan bukan hal main-main," Sabian membersihkan tangannya dari pasir yang tersisa.
"Lalu kak, kenapa kamu masih terobsesi dengan wanita yang bermalam hanya satu malam denganmu, waktu sudah setahun lebih, kenapa kamu belum bisa melupakan dan ter
Bab Populer