Berbagi Suami
Ia dengan suka rela memberikan Noah pada asisten rumah tangga yang dulunya mengabdi di rumah papa, “Pa, jangan lakukan itu. Aku sama mas Angga gak salah.”
“Mana ada maling ngaku. Angga sudah menggelapkan dana perusahaan, juga menjual sepuluh persen saham, hanya karena dia merasa kurang dengan gaji yang papa berikan. Suamimu itu memang tidak pernah puas dengan apa yang dia dapatkan, sama seperti kamu. Papa yakin, jika ini dilaporkan dan di usut polisi, suamimu itu akan di penjara lama.”
Isti menangis, menangkupkan tangannya mohon ampun, “Aku mohon jangan lakukan itu, pa. Mas Angga adalah anak papa.”