Sekuntum Rindu
Air mata Nayla hampir saja menetes.
"Malu kenapa Nay?"
"Malu lah, dilihatin banyak orang"
"Malu? Kenapa makan pun harus malu, kan ini bukan bulan Ramadhan." Hah..makan? Nayla baru tersadar dari lamunannya. Bayangan Zaid dan Nando hilang entah kemana. Muncul wajah Anita, Rena dan Fifi yang tersenyum manis. Wajah Fifi nampak bulat berseri. 'Jauhnya aku melamun', bisik hati Nayla. "Eh, kapan kamu sampai?" tegur Nayla dengan lembut. Fifi yang mudah tertawa itu pun langsung terpingkal sembari membetulkan kerudung yang ia pakai. Dalam pertemanan empat sekawan tersebut, hanya Fifi yang sudah menikah mendahului ketiga sahabatnya. Dan sekarang tengah mengandung anak pertamanya. "Ya Tuhan, mamah muda
Hot Chapters