Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelampiasan

Pelampiasan

Lelaki itu lantas duduk dan diam menatap layar tab dengan fokus. Ponsel Linda pemberian dari Allexin berdering, segera Linda mengambil ponsel yang berada dekat dengan Nelvan, sebelum Nelvan mengambil ponsel Linda, gadis itu lebih dulu mengambil ponsel tersebut, kening Nelvan mengernyit heran.
9.7303.2K viewsCompletedAdded to Library 6.1K Times as lelap
Read
+Library
FIORE

FIORE

wanita tersebut membalas. Anna melirik ke arah Iris sejenak, seolah memberikan isyarat untuk menunggu. Iris hanya mengangguk dan memahami bahwa sekarang itu adalah tugasnya. Setelah itu, Iris mengambil beberapa langkah menjauh, membiarkan adiknya berbicara dengan wanita tersebut. Ia menatap kotak di hadapannya dan melihat sebuah cincin serta gelang perak sederhana dengan batu merah di tengahnya. Iris mengambil gelang tersebut untuk melihat batunya dan batu itu disebut dengan nama Jasper.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as lelap
Read
+Library
G.A.L.E

G.A.L.E

Sementara tangan sebelah lagi memegang perutnya yang sudah mulai membuncit. “Kenapa, Dad?” Takut-takut Gale mencoba bertanya. Meski ia tidak siap dengan jawaban yang mungkin akan diterimanya. Lengang. Tidak ada jawaban apa-apa. Ekspresi Ladarian pun masih terlihat serius sekali. Sama seperti menit-menit sebelumnya. Waktu terasa berjalan lambat. Atau malah sebenarnya berhenti sejenak. Karena rasanya satu detik saja seperti satu tahun. Lama sekali. Itulah yang dirasakan oleh Gale dan Ben.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as lelap
Read
+Library
SATAPUSPI

SATAPUSPI

Namun Lara pun tidak mempungkiri dirinya hampir membuat kesalahan tadi, sebab rasa penasarannya Lara nyaris membiarkan Reva dalam masalah, dan dia bersyukur juga Tobias berhasil menyelamatkan buruan mereka. Untuk mengusir rasa kesalnya Lara menyumbat kedua telinga dengan headset dan mendengarkan sebuah rancangan gelang yang dapat membuat penggunanya seperti memiliki kemampuan telekinetik, benda itu memanfaatkan sederet sensor electromyographic (EMG) untuk mendeteksi aktivitas elektrik pada otot-otot di pergelangan tangan. Digabungkan dengan gyroscope, accelerometer dan magnetometer, gelang itu sanggup menerjemahkan informasi tersebut menjadi gesture tangan yang beragam untuk mengontrol berba
2.8K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as lelap
Read
+Library
Lemon

Lemon

tanya pemilik toko. “Eh em, saya suka lemon!” ucapnya aneh. Pemilik toko itu bingung. Namun tiba-tiba ia tersenyum dan mengambil sebuah pot dengan tunas kecil. “Ini tunas buah lemon, apa anda mau ini?” tanyanya. “Iya.” Pemilik toko itu membungkus tunas itu dengan hati-hati. “Ibu, katanya ada Beby, mana?” tanya anak pemilik toko.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as lelap
Read
+Library
Levitasi

Levitasi

Kulihat Agena dan Liz saling tatap satu sama lain, ada pembicaraan yang tidak terucap dalam sorot mata mereka. “Yang barusan itu apa?” Yui bertanya padaku, juga pada Liz dan Agena. Segera Agena mengajak Yui pergi dan meninggalkanku berdua dengan Liz di meja makan. “Ini milikmu, Shelin.” Menyodorkan benda mirip jepit rambut dengan bentuk bunga matahari, seperti lambang Levitasi namun tanpa empat pilar Klan di dalamnya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as lelap
Read
+Library
LEAK

LEAK

Sedangkan sosok leak yang meringkik tadi, terlihat berdiri di antara potongan mayat sambil menyantap otak salah satu dari korbannya. Wujud leak itu seperti kuda. Dengan tubuh separuh manusia, berkulit hitam legam, dan bertelanjang dada. Sehingga memperlihatkan otot-otot perutnya yang seperti roti sobek. Namun, dari itu semua ada bagian yang cukup menarik pada sosok tersebut. Di mana ia memakai celana pendek bermotif poleng hingga sebatas lutut.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as lelap
Read
+Library
Jagat Lelembut

Jagat Lelembut

Sambil mencari inspirasi dia duduk menghadap jendela dengan laptop yang berada dipangkuannya. Dibawah terlihat Inah yang sedang menyiram tanaman ditaman. Ketika menatap laptopnya Jaka melihat kembali perubahan warna mata kirinya, warna biru terang layaknya orang Eropa. Seketika kepalanya menoleh kearah Inah, benar saja penyebab dari bahu Inah yang terasa pegal adalah, adanya sosok wanita menakutkan semalam yang bertengger dibahu Inah. Seperti tak percaya tapi itulah nyatanya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 21 Times as lelap
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status