Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SPERANZA

SPERANZA

Xaviera mengakhiri kalimatnya dengan senyuman. Speranza terdiam memikirkan perkataan Xaviera. Semua yang dikatakan Xaviera itu benar dia hanya psikopat yang memintingkan hasratnya bukan perasaannya. "Tapi, aku merasa bahagia saat bersamanya," ujar Speranza dengan kepala yang tertunduk.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as sentiments
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Seolah-olah, aku tidak ingin perhatiannya padaku berakhir begitu saja. “Sorry, gue udah ngerepotin lo.” Carissa pun menggeleng pelan. “Tidak, Adrian. Kamu tidak merepotkan saya. Justru, saya sangat senang jalan-jalan keluar bersamamu. Saya merasa muda lagi.” “Tapi, lo jadi berpikir yang aneh karena sikap gue barusan.” “Tidak apa-apa. Jangan sampai Kiana marah, ya.”
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 397 Times as sentiments
Read
+Library
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

Fajar bertanya dengan nada lembutnya. Indira menatap Fajar, hembusan nafas panjang dikeluarkannya “Kelihatan banget?” Fajar tersenyum, tangannya membelai pipi Indira pelan “Adik itu orang paling polos yang aku kenal, nggak aneh-aneh, satu lagi selalu positif sama orang dalam hal apapun. Walaupun kalau marah lama banget redanya, harus menunggu tiga hari buat baikan.”
106.0K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as sentiments
Read
+Library
Happier

Happier

Kalau ada cowok Gay lagi di Klub Cheerio, Jack bakal sulit meyakinkan teman-temannya di tim basket bahwa nggak ada yang aneh dalam klub Cheerio. Cameron memutar bola mata. Jack memang temannya bahkan sahabatnya namun terkadang Sifat Jack yang selalu Rude kepada Seksualitas nya membuat terkadang Cameron geram, meskipun nyanyian Sweet Creature versinya menyentuh hati, dan otot Bisepsnya sangat kuat. "Kapan itu? 1986?" Tanya Britanny sambil menyipitkan mata.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as sentiments
Read
+Library
Cinta Sejati

Cinta Sejati

Dhila mulai tersulut emosi. “Ya, sama seperti dengan yang aku lakukan tadi, bersenang-senang dan aku rasa tidak ada yang di rugikan.” jawab Adam enteng. “Aku sudah memberikan semuanya padamu bahkan keperawananku dan kau bilang tidak ada yang di rugikan,” ucap Dhila geram dengan menahan emosi. “Aku tidak pernah memaksamu, kau sendiri yang sukarela memberikannya. Bukankah kau juga menikmatinya,” bela Adam.
9.95.8K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as sentiments
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status