Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Fake

Fake

Laura mendekati sumber suara karena rasa kepo luar biasa yang dimilikinya. “Shen, ayolah jangan kayak gini. Aku ngerasa serba salah jadinya, kamu ngertiin posisi aku dong.” Ayana mencoba menautkan jemari mereka berdua, tapi Shena menghindar. Gadis hitam manis itu mengerut menunjukkan wajah sedihnya.
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 89 Beses bilang sentiments
Read
+Library
Menyerah

Menyerah

Dita getir, mengingat nasibnya yang kini layak untuk dikasihani. Bersambung .... Mak, review kartu yang irit tapi sinyalnya kenceng dong. Aku pakai 3 suka ngadat, mana boros lagi.
1018.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 677 Beses bilang sentiments
Read
+Library
SENTUHAN YANG SALAH

SENTUHAN YANG SALAH

Pria itu tetap menatap lurus ke arah kamera Zoom, sesekali memberikan tanggapan formal kepada para kolega asingnya. Sikap kontras itu membuat gejolak di dalam diri Anya semakin tidak tertahankan. Usapan konstan dan terarah dari jari-jari Tama terus memacu sensitivitas tubuh Anya hingga ke batas maksimal. Rasa geli yang intens menumpuk di perut bagian bawahnya, berubah menjadi ketegangan hebat yang menuntut pelepasan.
10289 viewsOngoingIdinagdag sa Library 9 Beses bilang sentiments
Read
+Library
Senandika

Senandika

Ya, ghibah. “Menurut gue itu gak memalukan sama sekali. Lagian lo cuma nangis, bukan ngelakuin yang aneh-aneh.” Shera sedikit takjub dengan Jevan saat ini. Selain karena pemikirannya, sikapnya saat ada orang yang menangis juga sangat-sangat sopan. Alih-alih bertanya kenapa dan ada apa, cowok itu justru menyemangati dengan memberikan kata-kata yang positif. Bisa dibilang, peka dengan alasan seseorang menangis.
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang sentiments
Read
+Library
FEMININ

FEMININ

David terkejut melihat kedua mata Femi yang membasah "Kamu nangis? Karna Jee lagi?" "Gak kok, Dav.. Aku, aku kangen bapakku" "kirain kamu dikasarin lagi sama Jee" Femi terpana melihat senyuman David untuk kesekian kalinya. Bagi Femi, David dan Jee sangat berbeda jauh. Jee orang yang angkuh, sombong, kasar dan dingin. Beda sekali dengan David yang ramah, dan hangat. Membuatnya Femi betah berlama lama dengannya.
4.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 183 Beses bilang sentiments
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Xaviera mengakhiri kalimatnya dengan senyuman. Speranza terdiam memikirkan perkataan Xaviera. Semua yang dikatakan Xaviera itu benar dia hanya psikopat yang memintingkan hasratnya bukan perasaannya. "Tapi, aku merasa bahagia saat bersamanya," ujar Speranza dengan kepala yang tertunduk.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 82 Beses bilang sentiments
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Seolah-olah, aku tidak ingin perhatiannya padaku berakhir begitu saja. “Sorry, gue udah ngerepotin lo.” Carissa pun menggeleng pelan. “Tidak, Adrian. Kamu tidak merepotkan saya. Justru, saya sangat senang jalan-jalan keluar bersamamu. Saya merasa muda lagi.” “Tapi, lo jadi berpikir yang aneh karena sikap gue barusan.” “Tidak apa-apa. Jangan sampai Kiana marah, ya.”
1013.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 404 Beses bilang sentiments
Read
+Library
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

Fajar bertanya dengan nada lembutnya. Indira menatap Fajar, hembusan nafas panjang dikeluarkannya “Kelihatan banget?” Fajar tersenyum, tangannya membelai pipi Indira pelan “Adik itu orang paling polos yang aku kenal, nggak aneh-aneh, satu lagi selalu positif sama orang dalam hal apapun. Walaupun kalau marah lama banget redanya, harus menunggu tiga hari buat baikan.”
106.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 129 Beses bilang sentiments
Read
+Library
Happier

Happier

Kalau ada cowok Gay lagi di Klub Cheerio, Jack bakal sulit meyakinkan teman-temannya di tim basket bahwa nggak ada yang aneh dalam klub Cheerio. Cameron memutar bola mata. Jack memang temannya bahkan sahabatnya namun terkadang Sifat Jack yang selalu Rude kepada Seksualitas nya membuat terkadang Cameron geram, meskipun nyanyian Sweet Creature versinya menyentuh hati, dan otot Bisepsnya sangat kuat. "Kapan itu? 1986?" Tanya Britanny sambil menyipitkan mata.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 74 Beses bilang sentiments
Read
+Library
Cinta Sejati

Cinta Sejati

Dhila mulai tersulut emosi. “Ya, sama seperti dengan yang aku lakukan tadi, bersenang-senang dan aku rasa tidak ada yang di rugikan.” jawab Adam enteng. “Aku sudah memberikan semuanya padamu bahkan keperawananku dan kau bilang tidak ada yang di rugikan,” ucap Dhila geram dengan menahan emosi. “Aku tidak pernah memaksamu, kau sendiri yang sukarela memberikannya. Bukankah kau juga menikmatinya,” bela Adam.
9.95.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 183 Beses bilang sentiments
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status