Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta yang Angkuh

Cinta yang Angkuh

Nico menerjang dan lingkarkan lengannya di pinggang Puput dengan cengkeraman kuat. “Karena kata ‘teman terbaik’ itu … rasa sakit dan kebencian terasa jauh lebih dalam. Dan ketika seseorang sudah diliputi kebencian seperti ini, dia siap tinggalkan semua akal sehat di dunia. Yang penting cuma kepuasan dari balas dendam.” “Tapi kepuasanmu justru hancurkan aku! Aku nggak pernah salah apa-apa ke kamu!”
109.6K viewsOngoingAdded to Library 267 Times as animosity
Read
+Library
OBSESI SANG ANTAGONIS

OBSESI SANG ANTAGONIS

ujarnya datar, lalu berbalik pergi meninggalkan taman dengan langkah tenang, kontras dengan getar amarah yang kini membakar wajah Lucia. Lucia berdiri kaku di tempat, pipinya masih panas bekas tamparan. Jemarinya mengepal begitu kuat hingga bergetar, sementara dadanya naik turun cepat menahan emosi. Matanya tidak pernah lepas dari punggung Karin yang semakin menjauh. Dengan suara bergetar, hampir seperti bisikan tapi sarat dengan kebencian, ia menyebut,
101.3K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as animosity
Read
+Library
Revenge

Revenge

kataku dengan amarah yang sudah tidak tertahankan. "Ih ... sewot! Lagi datang bulan ya, Bu!" ejek Janet diiringi tawa lainnya, membuatku tambah muak bekerja di kantor ini. "Lagi dapet kali dia! Udah, abaikan saja Jan!" seru salah satu karyawan perempuan yang bernama Fiona, yang terdengar oleh telingaku. Aku tinggalkan kelompok tukang ghibah dengan tubuhku yang gemetaran menahan amarah. Kalau aku lama di dekat mereka, aku tidak bisa jamin keselamatanku dan keselamatan mereka.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as animosity
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

cibir Miranda dengan jahat. Misha mengetatkan rahangnya menahan emosi. Tapi ternyata Andreas merespon lebih cepat. "Kau tahu aku benci kasar pada perempuan. Tapi jika kau tak berhenti menghina Misha, aku tak keberatan berlaku kasar padamu!" desis Andreas dengan kesal. Miranda mendelik tajam dan menatap Misha dengan penuh kebencian.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as animosity
Read
+Library
Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam

imbuhnya sembari menepuk bahu orang kepercayaannya. “Yes, Sir.” Sebuah seringai tipis mengembang di wajah pria beriris mata purple. Mari kita lihat sampai di mana kesombonganmu itu. Batinnya. Sorot ingin membunuh terpancar jelas di matanya kala wajah sang musuh terlintas dalam benaknya.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 240 Times as animosity
Read
+Library
Cinta Dalam Dendam

Cinta Dalam Dendam

Dengan enggan ia mengklik gambar di bawah, dan amarahnya mendidih saat menatap foto neneknya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit. "Bajingan," gerutunya. Ia menggerutu saat membayangkan raut wajah Meyer yang bangga saat mengirim foto itu. Kebenciannya terhadap setiap anggota Orion dan semua orang yang berhubungan dengan mereka mencapai puncaknya. Saat itu, jika ia melihat seseorang dari keluarga itu, ia akan langsung menembak mereka tanpa ragu dan menanggung akibatnya nanti.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as animosity
Read
+Library
Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

Kini, kebenciannya adalah murni kemarahan dan dendam. Stanley menangkap kemarahan di mata Livy. Sorot matanya menyiratkan kebencian yang mendalam. Bukan kebencian yang penuh kekecewaan dari cinta yang dikhianati, tetapi kebencian yang membuat Livy ingin mencabiknya tanpa ampun.
9.6127.4K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as animosity
Read
+Library
Choice

Choice

matanya memandang sinis, “Aku nggak nyangka ternyata kamu serendah itu. Ucapanmu semua omong kosong.” “Rei, aku,” “Jadi benar Mora itu nama selingkuhanmu?” berdecak menghina. “Aku terlalu bodoh percaya semua ucapanmu.” “Bukan begitu,” “Demi membelamu, perjuangkan kamu, aku sampai harus bertengkar dengan adikku. Aku tulus cinta kamu. Tapi balasan yang aku dapat sungguh jahat. Aku muak sama kamu. Aku jijik.”
102.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as animosity
Read
+Library
Rasa

Rasa

Satunya bersimpati itu, apa ya? "EMPATI, SUBHANALLAH. Emosi nih, lama-lama." "Nah, iya, berempati. Si abang tuh, kayak tiba-tiba jadi berempati gitu, loh. Ataya nyari pembelaan malah disemprot ceramahan." "POKOKNYA KIYOWO LAH, GEMES KALI POKOKNYA." "Duh, aduh, adiknya yang baper nih, ceritanya. KIYOWO SANGAT."
104.3K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as animosity
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Ia tidak ingin persahabatan mereka retak karena sesuatu yang seharusnya tidak perlu. Sementara itu di toilet, Aoi memandang cermin wastafel yang menampilkan bayangan wajahnya yang tampak kusut. Ia tahu telah bersikap berlebihan tadi. Tapi ia rasa, perkiraannya tentang perasaan Aira pada Yuta tidaklah salah. Parahnya Yuta yang memang tidak peka itu tidak menyadari apapun. Aoi tidak bisa menyembunyikan rasa cemburunya pada mereka berdua. Entahlah, mungkin karena faktor masa datang bulannya, Aoi jadi lebih sensitif dari biasanya.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as animosity
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status