Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ANNOYING NEIGHBOR

ANNOYING NEIGHBOR

' batin Asya. * * * *
195 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as animosity
Read
+Library
Cinta yang Angkuh

Cinta yang Angkuh

Nico menerjang dan lingkarkan lengannya di pinggang Puput dengan cengkeraman kuat. “Karena kata ‘teman terbaik’ itu … rasa sakit dan kebencian terasa jauh lebih dalam. Dan ketika seseorang sudah diliputi kebencian seperti ini, dia siap tinggalkan semua akal sehat di dunia. Yang penting cuma kepuasan dari balas dendam.” “Tapi kepuasanmu justru hancurkan aku! Aku nggak pernah salah apa-apa ke kamu!”
109.3K viewsOngoingAdded to Library 259 Times as animosity
Read
+Library
OBSESI SANG ANTAGONIS

OBSESI SANG ANTAGONIS

ujarnya datar, lalu berbalik pergi meninggalkan taman dengan langkah tenang, kontras dengan getar amarah yang kini membakar wajah Lucia. Lucia berdiri kaku di tempat, pipinya masih panas bekas tamparan. Jemarinya mengepal begitu kuat hingga bergetar, sementara dadanya naik turun cepat menahan emosi. Matanya tidak pernah lepas dari punggung Karin yang semakin menjauh. Dengan suara bergetar, hampir seperti bisikan tapi sarat dengan kebencian, ia menyebut,
101.2K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as animosity
Read
+Library
Revenge

Revenge

kataku dengan amarah yang sudah tidak tertahankan. "Ih ... sewot! Lagi datang bulan ya, Bu!" ejek Janet diiringi tawa lainnya, membuatku tambah muak bekerja di kantor ini. "Lagi dapet kali dia! Udah, abaikan saja Jan!" seru salah satu karyawan perempuan yang bernama Fiona, yang terdengar oleh telingaku. Aku tinggalkan kelompok tukang ghibah dengan tubuhku yang gemetaran menahan amarah. Kalau aku lama di dekat mereka, aku tidak bisa jamin keselamatanku dan keselamatan mereka.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as animosity
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

cibir Miranda dengan jahat. Misha mengetatkan rahangnya menahan emosi. Tapi ternyata Andreas merespon lebih cepat. "Kau tahu aku benci kasar pada perempuan. Tapi jika kau tak berhenti menghina Misha, aku tak keberatan berlaku kasar padamu!" desis Andreas dengan kesal. Miranda mendelik tajam dan menatap Misha dengan penuh kebencian.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as animosity
Read
+Library
Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam

imbuhnya sembari menepuk bahu orang kepercayaannya. “Yes, Sir.” Sebuah seringai tipis mengembang di wajah pria beriris mata purple. Mari kita lihat sampai di mana kesombonganmu itu. Batinnya. Sorot ingin membunuh terpancar jelas di matanya kala wajah sang musuh terlintas dalam benaknya.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 234 Times as animosity
Read
+Library
Cinta Dalam Dendam

Cinta Dalam Dendam

Dengan enggan ia mengklik gambar di bawah, dan amarahnya mendidih saat menatap foto neneknya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit. "Bajingan," gerutunya. Ia menggerutu saat membayangkan raut wajah Meyer yang bangga saat mengirim foto itu. Kebenciannya terhadap setiap anggota Orion dan semua orang yang berhubungan dengan mereka mencapai puncaknya. Saat itu, jika ia melihat seseorang dari keluarga itu, ia akan langsung menembak mereka tanpa ragu dan menanggung akibatnya nanti.
938 viewsCompletedAdded to Library 33 Times as animosity
Read
+Library
Kutukan Cinta

Kutukan Cinta

Terlihat Icha semakin tak sabaran dan frustasi. "Makanya jangan ngomel terus. Gue gak Lo kasih kesempatan ngomong. Gimana bisa cerita. Lagian Lo kan lagi hamil Cha. Gak baik ibu hamil marah-marah. Nanti dedeknya ikut emosian lho Cha.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as animosity
Read
+Library
Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

Kini, kebenciannya adalah murni kemarahan dan dendam. Stanley menangkap kemarahan di mata Livy. Sorot matanya menyiratkan kebencian yang mendalam. Bukan kebencian yang penuh kekecewaan dari cinta yang dikhianati, tetapi kebencian yang membuat Livy ingin mencabiknya tanpa ampun.
9.6127.0K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as animosity
Read
+Library
Choice

Choice

“Demi membelamu, perjuangkan kamu, aku sampai harus bertengkar dengan adikku. Aku tulus cinta kamu. Tapi balasan yang aku dapat sungguh jahat. Aku muak sama kamu. Aku jijik.” “Kamu boleh memakiku, menghinaku, tapi dengarkan aku,” “CUKUP!” Angela langsung terdiam. Bahkan Tuti yang mengintip dari balik etalase kue merinding takut mendengar teriakan Reihan. Belum pernah sekalipun, selama dia bekerja di restoran bosnya berteriak keras seperti itu. “Pergi sebelum aku menyuruh satpam menyeretmu keluar dari restoran.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as animosity
Read
+Library
PREV
1234567

Frequently Asked Questions

Mengulik makna 'enmity' selalu bikin aku penasaran karena nuansanya yang kental. Kata ini lebih dari sekadar 'permusuhan' biasa—ia membawa beban emosi yang dalam, semacam kebencian atau permusuhan yang bertahan lama, sering kali berakar dari konflik masa lalu. Aku ingat pertama kali nemu istilah ini di novel 'The Count of Monte Cristo', di mana dendam Edmond Dantès terhadap musuhnya benar-benar mencerminkan 'enmity' dalam bentuknya yang paling murni. Bedakan dengan 'rivalry' yang lebih kompetitif atau 'anger' yang sementara; 'enmity' itu seperti api kecil yang terus dipelihara.

Dalam konteks budaya pop, karakter seperti Sasuke dari 'Naruto' atau Light Yagami di 'Death Note' juga punya 'enmity' yang menggerakkan plot. Uniknya, di Indonesia, kita punya frasa seperti 'dendam kesumat' yang agak mirip, tapi 'enmity' lebih netral—bisa satu sisi atau timbal balik. Kalau dipikir-pikir, menarik ya bagaimana satu kata bisa menyimpan kompleksitas emosi manusia yang begitu dalam.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status