Unforgettable
Reva mendongak, menoleh ke arah Gerry, ia dapat melihat ketulusan dalam setiap ucapan pria tersebut, alih-alih semakin kesal, kini amarahnya mulai meredam, hanya perasaan sayang yang memenuhi hatinya untuk saat ini.
"T-Tidak, aku tak bermaksud seperti itu Ger, seharusnya aku yang minta maaf, karena perjodohan ini kau jadi susah payah datang ke sini dan mengesampingkan urusan perusahaan," ujar Reva, mendadak rasa khawatir yang meliputi pikirannya berubah menjadi ketenangan yang hanya bisa ia rasakan saat Gerry ada di sampingnya.
"Baiklah, kita berdua sama-sama salah," ujar Gerry sambil tersenyum.
Sikat na Kabanata