Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

jawabnya tanpa jeda. Itulah cara Arga mengucapkan terima kasih: dengan kepercayaan yang diserahkan, bukan kata-kata yang dihamparkan. Naya menerimanya, berat seperti medali. Malam menjelang, dashboard sentiment menanjak perlahan, mentions sensasional menguap berganti diskusi tentang pelatihan ulang. Raras mengirim pesan singkat: Terima kasih sudah mendengar. Empat kata yang menutup hari lebih efektif daripada grafik apa pun.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as sentiments
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedprendmine
tanyaku tiba-tiba mellow. Mas Wira menoleh dan menatapku. “Mungkin.” Aku menghela napas kecewa. “Sudah kuduga.” “Kamu ini kenapa kok kayak insecure banget sih?” Aku menunduk sedih. “Aku tuh sedih banget sering dikatain ‘Fita itu cantik tapi nggak sexy’, ‘Fita itu hampir sempurna tapi dadanya rata’, ‘Fita itu kayak bocah banget’.”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as sentiments
Read
+Library
DISENTUH TANPA CINTA

DISENTUH TANPA CINTA

Next Kenal author lebih dekat di I*******m : yenika_koesrini Tik tok : @yenikakoesrini1 Untuk melihat cast DISENTUH TANPA CINTA.
1058.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as sentiments
Read
+Library
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Billy sempat tampak ragu sejenak, tapi nada bicaranya tetap penuh emosi, “Bisa nggak kamu jangan selalu perhitungan begini?” Tepat saat itu, terdengar langkah kaki dari arah pintu. Kakakku dan Penny pulang, lalu terdengar suara kakakku yang tak bisa menahan amarahnya lagi, “Kamu masih berani ungkit soal ulang tahun? Setelah melakukan semua itu, kamu bahkan sudah nggak pantas merayakan ulang tahun!”
8.7K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as sentiments
Read
+Library
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Aku benar-benar tidak menyangka dia akan melakukan itu. Semua orang langsung menatapku. Suasana hening seperti kematian berlangsung beberapa detik, kemudian sebuah tamparan keras memecah kesunyian. Ibu Yuna menarik tangannya dengan wajah marah, sambil menggertakkan gigi dia berkata, "Suamimu yang sah adalah Sandy Senjaya! Yuna, bisakah kamu berhenti bertingkah seperti ini?"
9.0K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as sentiments
Read
+Library
Remorse

Remorse

Pratama Kalo suka bilang aja jangan cuma love foto doang Nadya terdiam membaca pesan terbaru. Setelahnya ia buru-buru mengklik akun tersebut untuk melihat postingan yang tadi ia tatap berulang-ulang. “Aaa gila!” Matanya membola seketika. Ternyata benar, tanpa sadar tangannya menyentuh tombol suka dipojok kiri bawah. “Ketauan deh kalo aku lagi kepoin,” gumamnya dengan tangan yang mengembalikan fitur minigram kelayar utama.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as sentiments
Read
+Library
Senyuman Pandemi

Senyuman Pandemi

Standar pertemanan yang sangat aneh. Arkana melihat gedung universitasnya. Sudah hampir sebulan juga ia berkuliah. Siapa sangka dirinya bisa juga berkuliah pikirnya. Ini kedua kalinya dalam sehari ia tersenyum menatap gedung. Arkana begitu senang akhir-akhir ini hidupnya berjalan baik. Dan semoga tetap berjalan dengan baik. Harapnya. ***
102.2K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as sentiments
Read
+Library
Sentuhan Cinta

Sentuhan Cinta

"Kenapa tersenyum seperti orang aneh?" "Lebih baik kamu marah-marah saja, dari pada harus menangis. Aku tak suka melihat ibu dari anakku bersedih dan itu membuat hatiku menjadi tak nyaman," tutur Ares dengan jujur. Deg. Deg Ririn bergegas menyentuh dadanya karena jantungnya berdetak tak seperti biasanya, detakan ini sungguh cepat sekali. Ririn memukul dadanya karena jantungnya ini sudah gila, hanya karena mendengar kata-kata yang diucapan oleh Ares.
9.986.5K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as sentiments
Read
+Library
 PEWARIS PARFUM PENGGODA

PEWARIS PARFUM PENGGODA

EMOSI : 30% Beberapa detik kemudian muncul baris berikutnya. EMPATI : 50%
10496 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as sentiments
Read
+Library
PENYESALAN

PENYESALAN

Dan untuk sesaat Mas Hasbi mencium ubun-ubunku dengan lembut walaupun tangannya sedikit gemetar. Entahlah aku tak bisa melukiskan bagaimana perasaanku saat ini, semuanya berkecamuk menjadi satu, antara bahagia, sedih, haru dan perasaan-perasaan aneh yang lain. Walaupun tadi aku sempat berpikiran negatif tentang Mas Hasbi karena ia tak kunjung datang dan keadaan Mas Hasbi dengan beberapa luka yang menganga.
9.7229.6K viewsCompletedAdded to Library 8.0K Times as sentiments
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status