Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Aspasya
"Tentu aku sedang tidak bercanda, Tuan Zhao. Kami menawarkan bantuan padamu. Bisa kau bayangkan jika Jenderal Duan kembali ke ibukota Kaili, dibantu Sekte Keabadian, Sekte Elang Emas dan Sekte Sembilan Pintu Kematian. Kau pasti kalah!" Tetua Oey tidak lagi tersenyum ramah. "Kami hanya menginginkan Wisma Lonceng Naga, hanya itu. Dan kami akan membantumu menaklukkan Kaili sekaligus Dataran Tengah. Bukankah itu impianmu sedari kecil?" Tetua Oey kembali memprovokasi Zhao Lu Yang. "Kenapa Anda begitu percaya diri? Lotus Hitam memang sangat kuat tetapi jika berhadapan dengan Pasukan Jenderal Duan dan tiga sekte sekaligus, sekali pun bergabung denganku, itu tidak akan menjamin sebuah kemenangan." Zhao Lu Yang menatap Tetua Oey dan tersenyum tipis. "Trik dan strategi, itu yang kami tawarkan. Jangan biarkan ketiga sekte itu memiliki kesempatan untuk bergabung apalagi membantu Kaili, maka mereka semua akan berantakan dan kacau balau. Bukankah kau sudah melihat hasilnya tiga belas tahun lalu?" Tetua Oey kembali menampilkan wajah cerah dan senyum manisnya. Provokasi dari Sekte Lotus Hitam membuat Dataran Tengah dan Tanah Bebas bergejolak. Xie Jing Cuan, Ketua Sekte Sembilan Pintu Kematian yang lama tidak muncul kini kembali untuk menunjukkan kekuatan dan dominasinya sebagai Penguasa Sembilan Pintu Kematian.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as si detektif sudah mati
Read
+Library
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

Aku mengalami kram menstruasi dan memesan obat pereda nyeri. Di aplikasi, pengantarnya tertulis seorang pengendara wanita, tapi yang datang ternyata seorang pria mabuk. Kali ini, aku tidak menelepon dua kakakku untuk meminta bantuan. Langsung saja aku melapor ke polisi. Di kehidupan sebelumnya, kedua kakakku bukan hanya memanggil semua pengawal pribadi yang ada, tetapi mereka sendiri juga buru-buru kembali. Akibatnya, mereka melewatkan drama panggung yang dimainkan oleh adik angkat mereka. Adik angkat mereka begitu sedih hingga dia menusukkan tombak mainan ke dirinya sendiri di atas panggung dan membuat dirinya terluka parah. Kedua kakakku mencoba menghiburku, "Jangan merasa bersalah. Setidaknya kamu tetap selamat." Namun, di balik itu, mereka mengikatku dan menyerahkanku kepada sekelompok pria mabuk. "Cuma pria mabuk, 'kan? Kamu bisa mengusirnya sendiri. Kenapa harus manggil kami? Sekarang lihat akibatnya. Kalau Hilda meninggal, kamu juga jangan berharap bisa hidup!" Ketika aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana pria mabuk itu mengetuk pintuku. Kali ini, aku tidak menelepon mereka. Mereka akhirnya bisa menyaksikan drama panggung adik angkat mereka, memberi dukungan dan semangat. Namun, setelah drama itu selesai, mereka malah menyesal.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 275 Times as si detektif sudah mati
Read
+Library
Sehidup Semati Yang Teringkari

Sehidup Semati Yang Teringkari

"Nona Nelsi, hasil tes menunjukkan kalau Anda menderita kanker pankreas stadium akhir, kondisimu kurang optimis. Setelah menghentikan pengobatan, waktu Anda hanya sisa kurang dari sebulan. Apa Anda yakin tidak ingin menjalani pengobatan? Apa suami Anda setuju?" "Aku yakin... dia bakal setuju." Setelah menutup telepon dokter, aku merasa getir ketika melihat sekeliling rumah yang kosong. Kukira hanya sakit maag biasa, tak kusangka itu kanker. Aku menghela napas dan melihat foto bersama Erik di atas meja. Di dalam foto itu, Erik yang berusia 18 tahun menatapku dengan saksama. Setelah bertahun-tahun, aku masih ingat adegan pada hari itu ketika butiran salju jatuh di rambutku, Erik tersenyum bertanya padaku, "Apa ini yang disebut menua bersama?"
26.8K viewsCompletedAdded to Library 589 Times as si detektif sudah mati
Read
+Library
Kematian Berujung Perceraian

Kematian Berujung Perceraian

Aku memohon kepada Rizald Pratama sebanyak 99 kali dan akhirnya dia setuju untuk mengajak putri kami berkemah di pegunungan pada hari ulang tahun putri kami. Pada saat aku menemukan putriku di kaki gunung keesokan harinya, dia sudah meninggal, tangannya memegang erat sebuah foto keluarga. Aku berdiri di depan tubuh kaku putriku, hatiku tersayat pedih. Tiba-tiba, aku melihat Rizald memperbarui status di media sosialnya. Dia menuliskan, "Kamu dan anakku adalah harta berharga dalam hidupku." Dalam foto tersebut, dia dan teman masa kecilnya menggandeng seorang gadis kecil, tengah melihat matahari terbenam di kejauhan. Di sudut kiri bawah foto, terlihat sebuah tangan kecil yang merupakan tangan putriku. Foto yang menyakitkan ini diambil oleh putriku.
7.3K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as si detektif sudah mati
Read
+Library
GARA-GARA LUPA MEMATIKAN VIDEO CALL

GARA-GARA LUPA MEMATIKAN VIDEO CALL

Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh ke tanah juga. Begitu juga dengan kebohongan, suatu saat pasti akan terbongkar, dan gara-gara lupa mematikan video call, penghianatan Rudi terbongkar. Bagaimana Ambar mengatasi masalahnya? Kuy, ikuti kisahnya.
1094.9K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as si detektif sudah mati
Read
+Library
Suami Polisi Menjadi Gila Karena Kematianku

Suami Polisi Menjadi Gila Karena Kematianku

Sebagai seorang polisi narkotika, suamiku sendiri yang mengirimku ke pusat rehabilitasi narkoba. Sementara anakku bersorak di samping, mengatakan bahwa dia tidak perlu lagi melihat ibunya ini dalam waktu yang lama. Setelah keluar dari pusat rehabilitasi, aku menemukan bahwa suamiku telah pindah bersama anak kami ke rumah cinta lamanya. Aku memohon padanya untuk kembali, mengatakan bahwa seseorang akan membunuhku. Namun, dia tidak percaya dan hanya berkata dengan nada dingin, "Ingat untuk mati di tong sampah, kalau nggak, aku masih harus mengurus mayatmu." Putraku bertepuk tangan mendengar itu sambil berkata, "Akhirnya nggak punya ibu sepertinya!" Seminggu kemudian, aku dimutilasi dan potongan tubuhku dibuang ke berbagai tong sampah. Suamiku adalah polisi yang bertanggung jawab menangani kasus tersebut.
6.0K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as si detektif sudah mati
Read
+Library
Catch Me If You Can

Catch Me If You Can

Psychopath Tender
Melihat sudut pandang detektif dalam novel misteri, agaknya sudah umum kita ketahui. Akan tetapi, bagaimana jika kita melihat dari sudut pandang sang pembunuh? Apa kau juga percaya dengan arwah yang balas dendam? "Meski melihatku menderita di ujung ambang kematian, tampaknya mereka tidak akan berhenti sampai aku benar-benar mati ...." Dia adalah George Owens, pria yang semasa mudanya bekerja pada pihak kepolisian Selatan. Menjadi seorang detektif adalah impiannya di masa remaja. Bersama Smith Hegner dan juga Niels Johansen, George melakukan pekerjaannya dengan baik dan cepat. Namun, siapa sangka, di balik pekerjaannya yang selalu berurusan dengan para penjahat ulung tersebut. Nyatanya ada fakta yang dia sembunyikan rapat-rapat. Lantas, bagaimana dengan akhir hidupnya? Apakah semua dosa yang pernah dia lakukan di masa lalu akan menimbulkan sebuah karma yang justru membuatnya lebih memilih mati daripada hidup bersama dengan berbagai kenangan buruk? Inilah kisah seorang pembunuh berantai yang juga merangkap sebagai detektif swasta di kepolisian bagian Selatan. Sang psikopat ulung, George Owens.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as si detektif sudah mati
Read
+Library
Simfoni Tanpa Nada

Simfoni Tanpa Nada

Ketika seorang musisi dari orkestra legendaris Midanget Sunyata ditemukan tewas secara misterius di Desa Sukamundur, Aditya Arya—mantan polisi yang kini menjadi detektif swasta—dipanggil untuk menyelidiki. Namun, kasus ini bukanlah kematian biasa. Jejak berupa partitur kosong bertuliskan judul simfoni yang tidak dikenal, bisikan tentang "musik dari kehampaan," dan keanehan yang mengelilingi orkestra tersebut membawa Aditya pada misteri yang melibatkan rahasia gelap, konflik di antara para musisi, dan kemungkinan adanya sesuatu yang supranatural. Di tengah bayangan masa lalu desa yang penuh misteri, Aditya harus mengungkap kebenaran sebelum "nada tanpa suara" itu kembali memakan korban.
830 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as si detektif sudah mati
Read
+Library
Rahasia Dibalik Kematian Sang konglomerat

Rahasia Dibalik Kematian Sang konglomerat

Aisyah, seorang janda yang baru ditinggal mati mewarisi konglomerat raksasa secara tak terduga, memaksanya masuk ke pertarungan brutal melawan keluarga iparnya yang serakah, mengungkap bahwa kekayaan dinasti itu dibangun di atas fondasi korupsi dan kejahatan puluhan tahun lalu.
724 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as si detektif sudah mati
Read
+Library
Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Hari ketiga setelah aku meninggal, tunanganku menerima telepon untuk mengidentifikasi jenazah. Dengan nada tidak sabar, dia berkata, "Kalau sudah mati, ya mati saja. Kuburkan dulu, baru kabari aku." Polisi tak berdaya, lalu menelepon orang kedua yang tercantum sebagai kontak darurat, yaitu teman masa kecilku. Dia tertawa dingin. "Benaran mati? Tapi soal mengurus mayat, bukan urusanku juga, 'kan? Langsung saja dibakar, terus abunya dibuang." Sampai akhirnya, foto jenazahku tersebar di internet. Dalam semalam, rambut tunanganku dan teman masa kecilku sama-sama memutih.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as si detektif sudah mati
Read
+Library
PREV
1
...
2829303132
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status