Tawanan yang Menawan
Kuncoro kembali menyela, “Kata orang-orang di balik Gunung ada sebuah air terjun kecil. Warga desa menyebutnya Siung Mampet, karena jalannya sering tersumbat batu dan hanya mengalir deras saat hujan besar. Tapi suara airnya bisa terdengar sampai jauh jika arusnya deras.”
Ambarani menatapnya, mata berbinar. “Siung Mampet? Itu mungkin! Gunung mampet bisa jadi merujuk pada tempat itu. Lalu dadi suoro... menjadi suara. Maksudnya, dengarkan suaranya?”
Wirya menyambung, “Dan yang terakhir? Aku teko ojo lungo. Aku datang, jangan pergi?”
Mereka semua terdiam sejenak, mencoba merangkai artinya.
Bab Populer