Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sabitah

Sabitah

Sepertinya tidak baik jika lagi-lagi harus terlelap di ruangan yang menjadi tempat Reandra merenung. Sedangkan jauh di ujung Kota Metrolium, seorang gadis menggeram kesal. Dia menghempaskan tubuh mungilnya pada kursi ruangan yang mirip laboratorium. Gadis itu frustrasi karena gelombang suara yang dia coba kirimkan tidak mendapatkan respon apa pun. “Masih nihil?” tanya pemuda berwajah pucat yang mendapat julukan S04. Gadis itu mengangguk pelan seolah tidak memiliki energi.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Suara napas sosok itu terdengar lebih berat, seolah menahan sesuatu yang mengganggu dirinya. Sosok itu menggeram pelan, seolah marah. "Sialan," gumamnya, lalu melangkah mundur, menyatu dengan kabut yang semakin tebal, meninggalkan kesan bahwa ada sesuatu yang lebih besar sedang berlangsung.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Pria itu mengenakan kemeja putih yang digulung lengannya hingga siku. Wajahnya datar tanpa senyum. “Ren,” sapa Selin pelan, suaranya hampir tenggelam diantara suara klakson kendaraan yang lewat. Rendra hanya mengangguk kecil. “Silahkan masuk,” katanya singkat, lalu mundur sedikit agar Selin bisa lewat. Tidak ada sapaan balik. Tidak ada senyum. Hanya anggukan itu.
10709 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Sedih. 🪭 🪭 🪭
10437.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
SaDriS

SaDriS

Sadris pun mengajak Ilmi untuk makan bakso di pinggir jalan,saat bakso dipesan sadris pun masuk ke dalam toko untuk membeli minuman. Dan sadrispun membeli alat kontrasepsi,untuk berjaga2 takut kalau nanti ada apa? Setelah makan sadris memilih tempat menginap di salah satu aplikasi pembokingan hotel yang bernama ahdigoda... Setelah memesan kamar di aplikasi tersebut ia langsung menuju tempat itu yang letaknya tidak jauh dari tempat mereka makan... Sesampainya di hotel sadris dan Ilmi langsung menuju ke kamar mereka...
9.62.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
PERSUGIHAN

PERSUGIHAN

Hosh Hosh Hosh Hosh Herman yang tidak puas mencicipi tubuh Narnia. Ia mengosok-gosok rudalnya, kemudian memasukkan kembali dan menghentakan lagi dan lagi untuk mendapatkan lendir dalam jumlah banyak tengah malam ini. Berulang kali, Herman berusaha mengatur irama nafasnya untuk stabil. Karena tubuh tuanya susah untuk di ajak bekerjasama untuk menikmati apa yang seharusnya ia dapatkan sekarang ini.
9.8322.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.6K kali sebagai sighs
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
ANGELA HIKARU
Hai para hatter... ngak usah lapor2in deh ke editor dan gosip. apa lagi persulit rezeki orang. rezeki sudah di atur tuhan dan usaha dong... jangan sirik dan persulit rezeki orang. karma pasti berlaku 😘😘 sekarang kalian bisa ketawa. tapi bisa sampai kapan...
NanaMia
Kak Angela, aku udah baca hingga bab 97. Jujur deh, pada bab awal aku sakit ati sama Ardi, tapi di bab 96 hingga 97 aku merasa kagum dengan perkembangan watak Ardi. cerita kakak bikin aku merasa roller-coaster gitu. Semangat kak. Tiap hari aku menunggu bab seterusnya😭💪🏻
Baca Semua Ulasan
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Tidak ada yang aneh atau apapun. "Bagaimana?" tanya Rayyan tidak sabar. "Tidak ada," sahut Gea cepat. "Tidak ada." Rayyan mengernyitkan dahinya, masak iya Gea tidak merasakan apa-apa setelah mencium dirinya. Rayyan saja hampir tidak bisa melupakan itu. "Tidak ada, Rayyan. Aku tidak merasakan apa-apa, ya sudah kamu berangkat deh. Nanti terlambat," usir Gea.
9.889.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Nihil, kalo Joi bilang tidak ya tidak. Senyum Baskara terbentuk indah, sempat dipuji Joi dalam hati. Ya ... kalau tentang ketampanan sih Joi tak dapat menyangkal. "Ayo masuk!" Beda dari biasanya, Baskara tidak lagi menyeret Joi seperti yang lalu. Kini ia mengimbangi jalan cewek itu, sehingga terlihat alami. Padahal Joita sedang menahan umpatan sekarang, karena Baskara mengapitnya tepat di ketek. Tidak bau, harum malah. Sayang, Joi tidak menyukai aromanya, dapat ia tebak bahwa Baskara memakai aroma citrus. Ya, citrus, parfum yang kata orang segar karena beraroma jeruk. Tapi, lain lagi untuk Joi. "Selera parfum lo aneh!"
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status