GRAY LOVE
seru Jihan sambil tersenyum dan melambaikan tangan.
“Dah, Bunda! Hati-hati juga nyetirnya, ya.” kata Syara sambil membalas senyum dan lambaian bundanya.
Tak lama, akhirnya yang ditunggu pun tiba. Angkutan umum ini mengangkut banyak penumpang ternyata. Sebelumnya Syara memang tak pernah naik bus kota, jadi mana ia tahu kalau keadaan di dalamnya saat jam anak sekolah berpergian begini sungguh hiruk. Syara termasuk penumpang yang tak dapat bangku jadi ia terpaksa berdiri. Sedari tadi sama sekali tak ada penumpang yang turun, tapi yang naik terus bertambah. Menjaga tempat berdirinya sekarang pun jadi butuh perjuangan lebih bagi Syara yang terbiasa naik taksi atau mobil, tak kenal berdiri apalagi
Hot Chapters